Marketing Toko Bunga Soemardjan Solo, Sri Hartanti, 43, menunjukkan contoh karangan bunga yang dipesan untuk putri Presiden, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Kamis (2/11/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Marketing Toko Bunga Soemardjan Solo, Sri Hartanti, 43, menunjukkan contoh karangan bunga yang dipesan untuk putri Presiden, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Kamis (2/11/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Kamis, 2 November 2017 15:32 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

PERNIKAHAN PUTRI JOKOWI
Toko Karangan Bunga Kebanjiran Pesanan untuk Kahiyang-Bobby

Pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu, dilaksanakan 8 November 2017.

Solopos.com, SOLO — Menjelang pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, sejumlah toko karangan bunga di Jl. Slamet Riyadi, Kelurahan Kauman, Pasar Kliwon, Solo, menerima banyak pesanan.

Marketing Toko Bunga Soemardjan, Sri Hartanti, 43, mengklaim telah menerima 15 pesanan pembuatan karangan bunga yang ditujukan untuk pasangan Kahiyang-Bobby. Dia membeberkan pesanan karangan bunga tersebut datang dari sejumlah pejabat serta beberapa manajemen hotel dari dalam dan luar Solo.

“Sebagian besar pesanan karangan bunga sementara datang dari perseorangan dan hotel. Mereka memesan via telepon. Jika sudah langganan, pesanan mereka langsung kami proses,” kata Sri Hartanti saat ditemui wartawan di Toko Soemardjan, Kamis (2/11/2017).

Sri Hartini menjelaskan harga karangan bunga yang telah dipesan dari Toko Soemardjan untuk pasangan Kahiyang dan Bobby tergolong masih batas normal, yakni mulai Rp500.000/buah sampai Rp1 juta/buah. Dia menyebut tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang memesan karangan bunga dengan harga yang lebih mahal.

Berdasarkan pengalaman saat digelar pernikahan putra sulung Presiden pada Juli 2015 lalu, Toko Soemardjan pernah menerima pesanan karangan bunga seharga Rp2,5 juta. Toko Soemardjan diminta menyediakan karangan bunga yang dihiasi dengan bunga segar.

“Kami belum tahu isi undangan pernikahan Mbak Kahiyang. Jika dicantumkan keterangan keluarga tidak menerima sumbangan, kemungkinan besar pesanan karangan bunga pada kami melimpah. Para kerabat maupun kolega yang diundang datang bakal mengirim karangan bunga sebagai alternatif pilihan karena tidak boleh memberikan sumbangan,” jelas Sri Hartanti.

Rumah Kembang Pawiroredjo juga mulai kebanjiran mendapat pesanan pembuatan karangan bunga. Karyawan Rumah Kembang Prawiroredjo, Christine, 40, mengatakan kini pihaknya telah menerima 20 pesanan pembuatan karangan bunga untuk diberikan kepada pasangan Kahiyang dan Bobby.

“Kemungkinan besar jumlah pesanan akan terus bertambah hingga mendekati hari H. Pesanan tidak ada yang istilahnya menggunakan kata-kata unik. Sementara kami baru mendapat pesanan karangan bunga normal. Karena ini acara pernikahan, jadi karangan bunga yang dipesan berisi kata-kata happy wedding, selamat berbahagia, selamat menempuh hidup baru, dan lain-lain,” jelas Christine.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…