Ilustrasi penggelapan mobil rental (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi penggelapan mobil rental (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 2 November 2017 17:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Solo Share :

PENIPUAN SOLO
Anggota Koramil Pedan Klaten Dilaporkan Gelapkan 2 Mobil Rental

Anggota Koramil Pedan, Klaten, dilaporkan menggelapkan dua mobil rental.

Solopos.com, SOLO — Seorang anggota Koramil Pedan, Klaten, berinisial Ag, 32, warga Klaten, diduga menggelapkan dua unit mobil milik Arif Jaya Rental, Kartasura, Sukoharjo.

Pemilik Arif Jaya Rental, Dian Umi Astuti, 42, warga Kampung Pagelaran RT 001/RW 011, Kelurahan Kartasura, Sukoharjo, melaporkan dugaan penipuan ini ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta, Rabu (1/11/2017). Dian mengatakan awalnya Ag datang ke rumahnya untuk meminjam mobil Toyota Avanza putih berpelat nomor AD 8831 DK pada 5 Juni.

Ag meminjam mobil selama 15 hari untuk kegiatan dinas Koramil Pedan. “Dia [Ag] mentransfer uang sewa mobil senilai Rp3 juta pada 7 Juni. Kemudian pada tanggal itu dia kembali menyewa satu unit mobil Toyota Avanza warna abu-abu berpelat nomor AD 9857 DK selama sebulan,” ujar Dian saat ditemui wartawan di Selter Manahan, Banjarsari, Kamis (2/11/2017).

Dian mengatakan Ag kembali menyewa satu unit mobil lagi dengan alasan penumpangnya banyak. Setelah menyewa dua mobil tersebut, Ag datang ke rumah Dian untuk membayar uang sewa mobil senilai Rp6 juta pada 16 Juni.

“Pembayaran sewa mobil lancar selama sebulan. Setelah itu pembayaran sewa mobil seret. Saya beberapa kali mendatangi rumah Ag untuk menanyakan keberadaan mobil karena Agustus sudah jatuh tempo sehingga harus dikembalikan,” kata dia.

Ia menjelaskan tinggal punya dua unit mobil untuk disewakan. Sekarang kedua mobil tersebut belum dikembalikan. Akibat kejadian tersebut usaha rentalnya kini mandek.

“Dia [Ag] kembali memberikan uang sewa mobil senilai Rp7 juta pada 7 Agustus. Saya mulai mencurigai adanya dugaan penggelapan dalam kasus ini,” kata dia.

Ia melaporkan masalah itu ke pimpinan Ag di Koramil Pedan dan Kodim 0723/Klaten. Kedua pimpinan institusi tersebut angkat tangan. Dian pun kemudian melaporkan kasus tersebut ke Denpom IV/4 Surakarta.

Ag merasa terdesak dan menyerahkan kartu ATM serta TKP sebagai jaminan. Namun, setelah dicek di dalam rekening ATM itu hanya ada uang senilai Rp950.000.

“Saya diperiksa selama sembilan jam oleh anggota Denpom IV/4 Surakarta, Rabu kemarin. Kedua mobil rental tersebut sampai sekarang belum lunas dan setiap bulan didatangi petugas leasing,” kata dia.

Ia menambahkan total uang pembayaran sewa mobil yang diterima senilai Rp19 juta. Ag sampai sekarang masih memiliki tunggakan sewa mobil senilai Rp43 juta. Uang tunggakan tersebut terhitung Juni sampai November.

“Saya barusan berkomunikasi dengan Ag agar dua unit mobil dikembalikan. Namun, dia berdalih sedang sakit di rumah sakit Klaten,” kata dia.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi, Dandenpom IV Surakarta, Mayor (Cpm) Sony Yusdarmoko, mengatakan belum mendapatkan laporan dugaan penipuan yang diduga melibatkan anggota Koramil Pedan, Klaten.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…