Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa (P3D) Singodutan, Selogiri, Wonogiri, Tarjo Harsono (kanan), meneliti berkas pendaftar di Kantor Desa setempat, Rabu (1/11/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa (P3D) Singodutan, Selogiri, Wonogiri, Tarjo Harsono (kanan), meneliti berkas pendaftar di Kantor Desa setempat, Rabu (1/11/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Kamis, 2 November 2017 06:35 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

PEMERINTAHAN WONOGIRI
Pengisian 5 Lowongan Perdes Dihentikan karena Sepi Peminat

Seleksi lima lowongan perangkat desa di Wonogiri dihentikan karena sepi peminat.

Solopos.com, WONOGIRI — Lima lowongan perangkat desa di lima desa Wonogiri tetap minim peminat meski pendaftaran sudah diperpanjang tujuh hari kerja, 20-30 Oktober. Akibatnya, pengisian lowongan tersebut dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Seperti diketahui, 26 lowongan perangkat desa saat masa pendaftaran reguler, 2-19 Oktober, minim peminat. Lowongan itu meliputi 25 kepala dusun (kadus) dan satu kepala seksi (kasi) kesejahteraan yang tersebar di 19 desa dan 11 kecamatan. (Baca: 226 Desa Serentak Buka Lowongan 717 Perangkat Desa, Berminat?)

Ada lowongan yang nol pendaftar dan ada pula yang hanya ada satu pendaftar. Sesuai ketentuan, setiap formasi minimal harus ada dua pendaftar.

Atas kondisi itu masa pendaftaran diperpanjang selama tujuh hari kerja, 20-30 Oktober. Sebanyak 226 desa di 25 kecamatan menggelar pengisian perangkat desa tahun ini. Ada 716 jabatan yang lowong.

Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Totok Sugiyarto, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Rabu (1/11/2017), mengatakan tingkat partisipasi warga untuk melamar jabatan yang sebelumnya minim peminat cukup tinggi selama masa perpanjangan pendaftaran.

Dari 26 lowongan yang semula minim peminat, lima lowongan di antaranya masih tetap minim peminat. Lowongan itu meliputi Kadus Dawe Lor dan Dawe Kidul, Desa Ngelo, Jatiroto; Kadus Sambiroto Kidul, Desa Sambiroto, Pracimantoro; Kadus Genjahan, Desa Glinggang, Pracimantoro; dan Kadus Bulusulur, Desa Bulusulur, Wonogiri.

Pengisian lima lowongan tersebut dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pengisian akan digelar lagi pada periode berikutnya. Hal itu berarti desa bersangkutan tidak akan memiliki salah satu atau beberapa kadus untuk sementara.

“Posisi kadus yang kosong akan diisi pelaksana tugas harian dari perangkat desa yang ditunjuk kades [kepala desa],” kata Totok.

Menurut dia, pada masa perpanjangan pendaftaran panitia pengisian perangkat desa (P3D) tingkat desa dan Tim Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) tingkat kecamatan intensif menyosialisasikan kepada warga bahwa masih ada lowongan yang minim peminat.

“P3D sekarang ini melaksanakan tahap penelitian berkas [31 Oktober-2 November],” imbuh Totok.

Salah satu lowongan kadus yang awalnya minim peminat adalah Kadus Kalipuru, Keloran, Selogiri. Sekretaris P3D Keloran, Wijianto, menginformasikan ada dua warga yang melamar lowongan tersebut selama masa perpanjangan pendaftaran.

Jumlah pendaftar empat lowongan lainnya, yakni sekretaris desa (sekdes), kepala urusan (kaur), dan kasi sudah memenuhi kuota sejak masa pendaftaran reguler. Ketua P3D Singodutan, Selogiri, Tarjo Harsono, mengatakan berdasar hasil penelitian, seluruh berkas pendaftaran yang berjumlah 45 bendel tidak ada masalah. Di desa itu terdapat lima lowongan yang kosong.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…