Sekda Kota Madiun, Maidi. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Sekda Kota Madiun, Maidi. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Kamis, 2 November 2017 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Pembangunan Kolam Renang Rp60 Miliar di Kota Madiun Ditunda

Pembangunan Madiun, pembangunan kolam renang bertaraf internasional batal dikerjakan 2018.

Solopos.com, MADIUN — Impian warga Kota Madiun memiliki kolam renang standar internasional tampaknya harus diurungkan terlebih dahulu. Hal ini karena Pemkot Madiun menunda pembangunan kolam renang yang dianggarkan senilai Rp60 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, mengatakan sebuah kolam renang bertaraf internasional rencananya dibangun di kawasan gedung olah raga (GOR) setempat. Direncanakan, pembangunan kolam renang ini dilaksanakan tahun 2018.

Namun, karena melihat berbagai masalah perkotaan belum terselesaikan sehingga pemerintah mengurungkan pembangunan kolam renang itu. “Itu sebenarnya sudah akan disepakati untuk tahun 2018. Tetapi saat ini banyak visi dan misi wali kota yang belum selesai sehingga anggaran disesuaikan. Dan rencana ini ditunda,” kata dia kepada wartawan di gedung Graha Krida Praja, Kamis (2/11/2017).

Maidi menuturkan pembatalan pembangunan kolam renang yang nantinya dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang itu juga melihat usulan program dari masyarakat melalui Musrenbang. Dalam Musrenbang ternyata membutuhkan anggaran yang tidak sedikit sehingga pembangunan yang dianggap tidak penting dihapus.

“Kalau ga bisa tahun 2018, mungkin pembangunan kolam renang ini dilaksanakan pada tahun berikutnya 2019,” jelas Maidi.

Mengenai urgensi pembangunan kolam renang tersebut, dia menjelaskan Kota Madiun sangat butuh terhadap fasilitas itu. Apalagi fasilitas ini untuk menunjang para atlet di bidang itu. Selain kolam renang, nantinya juga akan dilengkapi dengan lapangan badminton, basket, tenis, dan lainnya.

Saat ditanya soal kolam renang milik Pemkot Madiun yang berada di Pasar Besar Madiun. Maidi hanya menjawab kolam renang di Pasar Besar tidak memliki fasilitas lengkap.

“Memang sudah ada di Pasar Besar. Tapi itu kan hanya kolam renang saja. Kalau yang di kawasan GOR nanti lengkap,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…