Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Kamis, 2 November 2017 22:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Martapura Jadi Lawan Pertama Persis di 8 Besar

Liga 2 memasuki babak 8 Besar.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo akan mengawali babak delapan besar Liga 2 dengan menghadapi Martapura FC di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi, pada Kamis (9/11/2017).

Di laga perdana, Persis akan bertindak sebagai tuan rumah, sementara Martapura akan bertindak sebagai tamu. Dalam manager meeting yang digelar di Jakarta pada Selasa (31/10/2017) lalu, diumumkan pertandingan di Grup X yang ditempati Persis, Martapura, Kalteng Putra dan PSMS Medan akan digelar di Stadion Wibawa Mukti Cikarang.

Akan tetapi, venue untuk babak delapan besar Grup X itu tiba-tiba dipindah ke Stadion Patriot Chandrabhaga tanpa ada koordinasi dengan tim terlebih dahulu. Namun, manajemen Persis Solo enggan dipusingkan dengan pemindahan venue secara tiba-tiba itu.

“Yang punya gawe [kegiatan] itu PT LIB [Liga Indonesia Baru]. Kami ya tinggal ikuti aja,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (2/11/2017).

Menurut Langgeng, Persis Solo tidak pernah mempermasalahkan untung maupun rugi terkait hasil drawing berikut pemilihan venue. Dia menegaskan siapa pun lawan di babak delapan besar, Persis Solo akan menghadapinya. “Kita akan fight. Tak peduli siapa lawannya,” ucap Langgeng.

Penampilan Martapura FC di Liga 2 sejauh ini bisa dibilang cukup impresif. Martapura berhasil menjadi runner up Grup 5 dengan poin 28 atau hanya selisih satu poin dari Persebaya Surabaya yang meraih puncak klasemen.

Hasil itu membawa anak asuh Frans Sinatra Huwae ini melaju ke babak 16 besar. Di babak 16 besar, Laskar Sultan Adam, julukan Martapura berada satu grup dengan PSMP Mojokerto, Persiwa Wamena dan Madura FC. Martapura menjadi runner up di grup ini sehingga melenggang ke babak delapan besar.

“Martapura maupun Kalteng Putra bermaterikan para pemain dari Jawa meski memiliki homebase di Kalimantan. Jadi, karakter permainan hampir sama dengan Persis Solo,” ujar Pelatih Persis Solo, Freddy Mulli, saat ditemui Solopos.com di kesempatan berbeda.

Semua tim sama-sama punya peluang untuk lolos ke babak empat besar. Semua tim sama-sama bagus. Ini akan menyajikan persaingan yang sengit. Kami akan berjuang maksimal di babak delapan besar,” sambungnya.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…