Suasana jumpa pers dengan panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Balai Persis Solo, Rabu (1/11/2017). (JIBI/Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
Kamis, 2 November 2017 09:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 1
Tiket Persija Vs Persib Tak Dijual untuk Umum

Liga 1 akan menyajikan duel Persija Jakarta vs Persib Bandung.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 23.000 lembar tiket dicetak untuk pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Jumat (3/11/2017) sore WIB. Seluruh tiket itu hanya akan dijual kepada The Jakmania, suporter dari Persija Jakarta.

Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persija Jakarta Arief Perdana Kusuma mengatakan laga antara tim Macan Kemayoran melawan Maung Bandung itu hanya akan disaksikan oleh The Jakmania. Tidak ada tempat bagi pendukung tim lain, termasuk Pasoepati atau Bobotoh untuk hadir di Stadion Manahan.

“Kapolda Jateng sudah membuat surat edaran larangan suporter Persib hadir di Stadion Manahan. Ini juga dialami suporter Persija yang dilarang mendukung tim saat away ke Bandung. Jadi, kami mendapat perlakuan yang sama,” ucap Arief dalam jumpa pers di Balai Persis, Rabu (1/11/2017).

Belajar dari pengamalan masa lalu, manajemen Persija Jakarta tidak ingin laga melawan Persib Bandung itu dihadiri penyusup yang punya niat buruk untuk merusak nilai-nilai sportivitas. Atas dasar itu, 23.000 lembar tiket itu sengaja tidak dijual untuk umum. Tiket hanya bisa dibeli melalui Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

“Kami tidak jual tiket melalui loket stadion. Bahkan, kita juga menghindari penjualan tiket secara online. Para Jakmania dari pelosok Tanah Air bisa memesan tiket dengan berkoordinasi dengan PP Jakmania. Harga tiket Rp50.000 untuk kelas ekonomi, Rp100.000 untuk VIP dan Rp250.000 untuk VVIP,” jelas Arief.

Pertandingan di laga “kandang” terakhir Persija itu akan dijaga sekitar 1.500 petugas keamanan. Jumlah itu, kata Arief, jauh lebih sedikit bila dibandingkan jumlah petugas yang disiagakan untuk mengamankan pertandingan di Jakarta.

“Bila di Jakarta, kami biasa menyiagakan 2.500 personel petugas keamanan. Kita memang ingin pengamanan yang maksimal karena pertandingan ini mepet dengan hari pernikahan putri Pak Jokowi,” papar Arief.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…