Perahu wisata yang terbalik di muara Pantai Glagahwangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jateng, Senin (30/10/2017). (Okezone.com) Perahu wisata yang terbalik di muara Pantai Glagahwangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jateng, Senin (30/10/2017). (Okezone.com)
Kamis, 2 November 2017 06:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

KECELAKAAN AIR
Perahu Wisata Terbalik di Demak, Nenek-Nenek dan Bocah Balita Tewas

Kecelakaan perahu wisata terbalik di perairan Pantai Glagahwangi Demak, Jateng menelan dua korban jiwa.

Solopos.com, DEMAK — Seorang nenek-nenek dan bocah balita tewas setelah perahu wisata yang mereka tumpangi terbalik di muara Pantai Glagahwangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (30/10/2017). Selain dua korban tewas itu, tiga dari 13 penumpang perahu korban kecelakaan air itu harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dua korban tewas bernama Muslikah, 65, warga Desa Karangsari RT 001/RW 001, Kecamatan Karangtengah, Demak, dan Koirunizam, 4, warga Desa Karangsari RT 001/RW 004 Kecamatan Karangtengah, Demak. Kecelakaan air itu bermula saat korban bersama wisatawan lainnya hendak pulang seusai bermain air di Pantai Glagahwangi.

Perahu milik Sumardi, 55, warga Desa Tambakbulusan RT 003/RW 001 Kecamatan Karangtengah, Demak ditumpangi 13 orang. Perahu bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Demak itu harus melewati sungai yang diapit rimbunnya hutan mangrove.

“Perahu baru berjalan sekira 10 meter dan berjalan menepi namun di tepi pantai banyak pohon ranting mangrove. Secara spontan penumpang bergeser ke sebelah kiri badan perahu untuk menghindari ranting pohon, hingga perahu berat sebelah dan oleng ke kiri kemudian terbalik,” kata Kabag Ops. Polres Demak, Kompol Sutomo, Minggu (29/10/2017).

Akibatnya seluruh penumpang jatuh tercebur ke sungai. Sebagian penumpang bisa menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Sementara dua korban tidak bisa berenang hingga langsung tenggelam. Setelah berhasil dievakuasi warga bersama polisi, kedua korban dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga Demak.

“Selanjutnya kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Sunan Kalijaga Demak. Namun nahas sampai di rumah sakit kedua korban tenggelam tersebut meninggal dunia,” ujarnya sebagaimana dikutip laman aneka berita Okezone.com.

Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Selain itu, perahu nahas yang terbalik telah diamankan ke dermaga. Tiga korban yang dirawat di rumah sakit, yakni Fikta Nurulita, 12, dan Romlah, 37, keduanya warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Demak. Sedangkan seorang lainnya bernama Khoirun Nisa’ Zuhrotul Latifa, 9, warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…