Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Kamis, 2 November 2017 18:30 WIB Irene Agustine/JIBI/Bisnis Hukum Share :

JK Sindir Setnov Lolos dari KPK, "Hampir Masuk Tapi Enggak Jadi"

Wapres JK menyinggung Setnov yang lolos dari kasus korupsi e-KTP.

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat menyinggung Ketua DPR Setya Novanto yang lolos dari jerat hukum KPK karena putusan praperadilan.

Berbicara di depan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), JK menyebut sederet pimpinan kementerian/lembaga negara yang telah tertangkap KPK karena korupsi.

Secara tidak langsung, JK mengatakan dari banyaknya menteri, pimpinan kepala negara, dan kepala daerah yang telah diciduk KPK, hanya Setya Novanto yang bisa lolos dari jerat hukum.

“Lembaga negara ada 4 [tertangkap KPK], KY masuk, anggota MK, Ketua MK masuk, DPD masuk. MPR hampir masuk, DPR hampir masuk. Hampir masuk, tapi tidak [jadi],” katanya yang langsung disambut gelak tawa audiens saat membuka Prospek Ekonomi Indonesia 2018, Kamis (2/11/2017).

Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi proyek e-KTP yang diduga merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Namun, belakangan Setya menenangkan praperadilan yang menggugurkan status tersangkanya tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres juga menegaskan pentingnya peranan KPK yang selama ini telah memberantas korupsi. Bila diukur dari banyaknya pimpinan kementerian, lembaga negara, dan kepala daerah yang ditangkap, Wapres bahkan mengatakan pemberantasan korupsi bisa mencapai rekor tertinggi di dunia.

“Apabila diukur dari orang ditangkap kita bukan rekor MURI lagi, tapi dunia dengan jumlah ditangkap,” katanya.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…