Yogyakarta Charity Community (YCC) menyelenggarakan arisan dan lomba tumpeng di Pawon Mbokne Iyek, Maguwoharjo, Banguntapan, Rabu (1/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Yogyakarta Charity Community (YCC) menyelenggarakan arisan dan lomba tumpeng di Pawon Mbokne Iyek, Maguwoharjo, Banguntapan, Rabu (1/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 2 November 2017 06:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Jalin Silaturahmi, YCC Gelar Arisan dan Lomba Tumpeng

Yogyakarta Charity Community (YCC) menyelenggarakan arisan dan lomba tumpeng

 
Solopos.com, BANTUL –-Yogyakarta Charity Community (YCC) menyelenggarakan arisan dan lomba tumpeng untuk menjalin silahturahmi dengan para anggotanya, di Pawon Mbokne Iyek, Maguwoharjo, Banguntapan, Rabu (1/11/2017).

Ketua YCC Tutiana mengatakan kegiatan arisan tersebut rutin untuk mengakrabkan para anggota. “Selain kegiatan arisan kami biasanya melakukan kegiatan bakti sosial setiap dua bulan sekali, baik ke panti asuhan, maupun ke pasar Bringharjo untuk membagi sembako,” ujar Tutiana.

YCC yang telah memasuki usia ke lima dan telah beranggotakan 108 itu memang merupakan kumpulan ibu-ibu yang peduli terhadap permasalahan sosial. “Kami memang kumpulan ibu-ibu yang memiliki tujuan sama, ibu-ibu ini berkumpul untuk mengadakan kegiatan sosial bersama-sama,” katanya

“Kalau sendiri memang kadang lokasinya tidak terjangkau. Jadi kalau bersama-sama kita jadinya nyatu, pada dasarnya kami memiliki visi misi yang lama untuk kegiatan sosial,” tambah Tutiana.

Tutiana mengatakan grup yang awalnya hanya beberapa orang itu kini dari tahun ketahun bertambah keanggotaannya. “Awalnya ada beberapa orang namun tidak ada arisan. Setelah kami pikir kalau gak ada arisan gak ada kumpul setiap bulan. Makannya kita bentuk arisan yang bersifat sosial juga, kita melakukan berbagai kegiatan akhirnya yang lain juga tertarik untuk gabung,” katanya.

Dalam pertemuan arisan itu sendiri juga diadakan lomba menghias tumpeng. Dalam perlombaan tersebut menurut Tutiana agar para peserta yang datang lebih dapat memahami saat diberi penjelasan terkait menghias tumpeng maupun membuat tumpeng sebagai wawasan baru.

Tutiana berharap agar kelompok YCC semakin besar dan semakin kompak. “Semoga semakin besar sehingga tambah banyak yang kita bagi. Selain itu juga semua anggota semakin kuat, dan yang paling terpenting jiwa sosialnya terus meningkat,” ujarnya.

Salah satu anggota YCC, Ena Vadaq mengaku tertarik bergabung karena kelompok tersebut banyak hal positif yang dapat diambil.

“Sebenarnya arisan dulu banyak tinggal dua sama ini, karena ini saya lihat orang-orangnya asik tidak ada persaingan, tidak ada gosip, dan yang paling penting mengedepankan kegiatan sosial,” kata Ena.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…