Kelompok penari meramaikan Indonesia Menari 2015 di salah satu pusat perbelanjaan modern Jakarta. Saat itu peserta mencapai 1.500 orang yang terdiri atas 358 individu dan 74 grup. (Istimewa/Dok. Indonesia Menari) Kelompok penari meramaikan Indonesia Menari 2015 di salah satu pusat perbelanjaan modern Jakarta. Saat itu peserta mencapai 1.500 orang yang terdiri atas 358 individu dan 74 grup. (Istimewa/Dok. Indonesia Menari)
Kamis, 2 November 2017 12:00 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Solo Share :

Indonesia Menari 2017 Digelar Serentak di Jakarta, Solo, dan Bandung

Indonesia Menari 2017 dilaksanakan di tiga kota.

Solopos.com, SOLO — Acara tahunan Indonesia Menari kembali digelar. Memasuki tahun kelima, persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation tersebut tak hanya dipusatkan di Ibu Kota Jakarta.

Melihat animo masyarakat yang begitu besar terhadap kegiatan ini, penyelenggara membuka tiga panggung besar di Grand Indonesia Jakarta, The Park Mall Solo di Solo Baru Sukoharjo, dan Mall 23 Paskal Bandung, Minggu (19/11/2017) mendatang.

Saat hari H, para peserta diminta menari bersama sesuai dengan koreografi yang sudah dipublikasikan dalam Youtube Channel Indonesia Kaya. Gerak tari dibuat oleh Rosmala Sari Dewi dari CIOFF Indonesia. Saat hari pelaksanaan semua peserta di Solo, Bandung, dan Jakarta bakal menari serentak dalam satu waktu.

Mereka kemudian dinilai oleh tim dewan juri untuk memilih para pemenang. Kostum terbaik juga dikompetisikan dengan penilaian via sosial media (Sosmed). Terakhir kegiatan ini digelar di Jakarta pada 2016 lalu dan diikuti sekitar 1.500 penari dari berbagai wilayah di Indonesia.

Program Officer Bakti Budaya Djarum Foundation, Billy Gamaliel, Rabu (1/11/2017), mengatakan Indonesia Menari gratis untuk semua usia baik perorangan maupun kelompok. Peserta kelompok minimal membawa lima, maksimal tujuh anggota. Mereka hanya boleh menarikan tarian sesuai koreografi tahun ini.

Panitia mengizinkan adanya kreasi gerakan, tetapi hanya pada pola lantai atau konfigurasi. Informasi lebih lanjut bisa diakses website resmi mereka www.Indonesiakaya.com. “Untuk itu kami mengundang semua masyarakat Solo ikut berpartisipasi. Sampai saat ini kami masih membuka pendaftaran,” kata Billy.

Indonesia Menari berawal dari gerakan mendekatkan kembali masyarakat Jakarta dengan tari tradisional nusantara. Sehingga kegiatannya digelar di pusat perbelanjaan modern. Mereka mengemas tari-tarian Indonesia dengan konsep kekinian agar menarik perhatian anak muda.

Billy mengatakan Indonesia Menari dimulai kali pertama pada 2012 saat booming gerakan flashmob. Melihat fenomena tersebut mereka kemudian menggelar acara ini untuk memberikan alternatif baru di ranah tradisi. Mulai 2013, bagian dari program Indonesia Kaya tersebut konsisten diselenggarakan dalam bentuk tarian massal tradisional modern di pusat perbelanjaan.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…