Ilustrasi emas batangan. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Ilustrasi emas batangan. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Kamis, 2 November 2017 04:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Emas Tak Terpengaruh Investasi Berbasis Digital

Maraknya investasi berbasis digital seperti Bitcoin tidak membuat performa emas menurun

Solopos.com, JOGJA-Maraknya investasi berbasis digital seperti Bitcoin tidak membuat performa emas menurun. Melihat harganya yang terus naik, emas bisa menjadi pilihan investasi yang minim risiko akan kerugian.

Marketing Management Representative Butik Emas Logam Mulia PT Antam Jogja, Joko Kurniawan menyampaikan performa emas batangan dari tahun ke tahun semakin bagus dan dapat dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Pada awal 2016, emas batangan diperdagangkan di kisaran harga Rp505.000 per gram. Selanjutnya, selama setahun ini, emas mengalami fluktuasi sampai akhir Oktober 2017 diperdagangkan di kisaran Rp590.000 per gram.

“Ya kalau dirata-rata ada kenaikan minimal 10 persen setiap tahun. Untuk fenomena 2016 sampai Oktober 2017 ini sendiri [kenaikan harga emas] sampai sekitar 17 persen,” katanya, Selasa (31/10/2017).

Sementara jika dilihat secara jangka panjang, nilai emas tidak turun. Joko mengatakan, jika melihat harga emas saat ini dan dibandingkan pada 2004, kenaikannya hampir mencapai enam kali lipat. “Harga emas 2004 itu sekitar Rp100.000 per gram,” katanya.

Ia menyebut harga emas akan terus naik karena inflasi tahunan yang pasti terjadi dan hiper inflasi yang terjadi hampir setiap 10 tahun seperti krisis 1997 dan krisis Amerika-Eropa 2008.

Meskipun saat ini ada beberapa instrument investasi baru seperti bitcoin yang berbasis digital, performa emas tetap tidak goyah. Menurut Joko, hal ini dikarenakan emas merupakan uang yang sebenarnya telah dijadikan alat penyimpan kekayaan serta alat tukar sejak zaman awal peradaban manusia hingga sekarang. Selain itu, emas juga memiliki nilai intrinsik yang sesungguhnya.

Joko mengatakan, situasi ekonomi internasional yang tidak begitu bagus mendorong para investor memperbanyak investasi pada emas. Begitu pula dengan situasi politik dunia seperti adanya konflik Korea Utara yang membuat emas menjadi pilihan untuk berinvestasi.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…