Dokter puskesmas mengecek kondisi bayi perempuan yang ditemukan di Sumberagung, Jetis, Kamis (2/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Dokter puskesmas mengecek kondisi bayi perempuan yang ditemukan di Sumberagung, Jetis, Kamis (2/11/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 2 November 2017 11:47 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Bayi Mungil Dibuang di Teras Rumah

Bayi perempuan ditemukan warga masih bernyawa.

Solopos.com, BANTUL— Warga Bantul dihebohkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang di buang di sebuah teras rumah di Dusun Balakan, Sumberagung, Jetis, Kamis (2/11/2017) dini hari.

Warga setempat, Muhammad Arifin mengungkapkan, bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh tetangganya. “Mas Naufal [tetangga] yang tahu ada bayi, saya kan di utara rumahnya, lalu dia mengetuk pintu [rumah Arifin)   langsung datang bersama istri, terus saya bawa pulang,” kata Arifin yang berniat mengadopsi bayi mungil itu,” Kamis (2/11/2017).

Naufal mulanya mendengar tangisan bayi di depan rumahnya sekitar pukul 03.30 WIB. Menurut Arifin kondisi saat ditemukan, bayi itu tergeletak di teras rumah tetangganya tersebut dengan pakaian masih menempel serta dialasi kain. Bayi itu merengek, tali pusatnya sudah lepas namun masih agak basah.

Dokter Puskesmas Jetis, Hani Khairina, mengatakan kondisi bayi secara umum baik hanya saja sedikit mengalami infeksi. “Tadi sedikit dilihat ada infeksi di mata. Cuma sebelumnya kita kan belum tahu sudah dirawat apa belum, status imunisasi, vaksin juga sudah dikasi apa kan belum tahu, nanti ada pemeriksaan lanjutan,” jelas Hani.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Era Tahun 1930-an

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (27/10/2017). Esai ini karya Nurudin, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan penulis buku Pengantar Komunikasi Massa. Alamat e-mail penulis adalah nurudin@umm.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini saya sedikit risau dengan hiruk pikuk pembicaraan di…