Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (kedua dari kanan) menjabat tangan warga peserta Dialog Rakyat Lintas Generasi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (22/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (kedua dari kanan) menjabat tangan warga peserta Dialog Rakyat Lintas Generasi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (22/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Rabu, 1 November 2017 20:02 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

Temui Tokoh Nasional, AHY akan Maju Pilpres 2019

AHY diprediksi akan maju ke Pilpres 2019 setelah terlihat mulai bersafari menemui para tokoh politik nasional.

Solopos.com, JAKARTA — Langkah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui sejumlah tokoh nasional akhir-akhir ini dinilai mudah ditebak. Pasalnya, Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Agus Hermanto mengakui AHY hanya meneruskan aspirasi masyarakat untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres 2019).

Menurut Agus, permintaan agar AHY menjadi the next leader oleh para kader dan kawula muda merupakan aspirasi yang perlu mendapat perhatian. AHY sebelumnya menemui sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla di rumahnya di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan.

“Kunjungan itu dilakukan karena banyak kawula muda bahwa baik dari kader Partai Demokrat, bahkan dari kader partai lain pun yang mendorong beliau untuk menjadi next leader,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Rabu (1/11/2017).

Dia menambahkan bahwa merupakan langkah positif kalau generasi muda lebih banyak ketemu dengan senior-seniornya, yaitu para negarawan yang pernah memimpin negara ini. Karena itu, Wakil Ketua DPR itu mengatakan tidak menutup kemungkinan AHY akan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam rangka safari politik.

Agus menegaskan bahwa apa yang dilakukan AHY bukan perintah langsung dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Itu dorongan dari bawah. Rasanya dengan siapa saja [dia akan bertemu], beliau tidak tertuju kepada salah satu aliran, kekuatan, namun seluruh kekuatan beliau ingin merangku, meramu, bahkan nanti merumuskan supaya menjadi yang terbaik di dalam melaksanakan,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…