Presiden Jokowi di Teluk Jambe, Karawang, Rabu (1/11/2017). (Facebook/Presiden Joko Widodo)
Rabu, 1 November 2017 22:30 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

Presiden Jokowi Naik Motor Trail, Kali Ini di Tambak Bandeng Karawang

Presiden Jokowi menaiki motor trail di tengah tambak udang dan bandeng di Teluk Jambe, Karawang.

Solopos.com, SOLO — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali tampil beda. Sebuah foto dirinya mengendarai motor trail kembali muncul, kali ini di tengah-tengah tambah bandeng dan udang Teluk Jambe, Karawang.

Kedatangan Presiden ke daerah itu untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada warga setempat yang selama ini hanya memegang dokumen seadanya. Presiden mengungkapkan kegiatannya itu dalam dua foto dan sebuah tulisan yang menyertainya di akun Facebook Presiden Joko Widodo.

“Saya masih ingat petani-petani dari Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, yang berunjuk rasa berbulan-bulan di Jakarta. Ada yang sampai mau mengubur diri di depan istana, meminta saya turun tangan menyelesaikan sengketa tanah di sana. Masih ingat?
Para petani Teluk Jambe inilah, bersama kelompok tani dan masyarakat dari Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, yang saya temui siang tadi.
Saya ingat betul, pada bulan Mei lalu saya bertanya kepada mereka: ‘Status hukum tanah kalian apa?’ Jawabnya: ‘Pak, saya memiliki SKD, Surat Keterangan Desa. Nah!’ Jika seseorang memiliki tanah hanya dengan surat keterangan bukan sertifikat, maka kepemilikannya lemah secara hukum. Saat itu juga saya perintahkan kepada Pak Menteri BPN agar diselesaikan secepatnya.
Bidang-bidang tanah yang dimiliki petani berada di kawasan Perhutani, maka jalan keluarnya adalah, kepada mereka diberikan surat keputusan (SK) pemanfaatan hutan, dan SK pengakuan dan perlindungan kemitraan kehutanan. Inilah yang siang tadi saya serahkan, Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi di Muara Gembong.”

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…