Jasad Rahman mengapung di selokan dekat Stasiun Tawang, Kota Semarang, Jateng, Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. (Facebook.com-Dey) Jasad Rahman mengapung di selokan dekat Stasiun Tawang, Kota Semarang, Jateng, Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. (Facebook.com-Dey)
Rabu, 1 November 2017 20:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PENEMUAN MAYAT SEMARANG
Jasad Warga Cilacap Mengapung di Selokan Dekat Stasiun Tawang

Penemuan mayat seorang pria asal Cilacap di selokan dekat Stasiun Tawang Kota Semarang.

Solopos.com, SEMARANG – Penemuan mayat seorang pria bernama Rahman, 51, warga Jl. Kauman No. 1, Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) terjadi di dekat Stasiun Tawang, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jateng, Rabu (1/11/2017) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ditemukan, jasad Rahman mengapung di selokan dekat Stasiun Tawang.

Anggota Polsek Semarang Utara Aiptu Wahadi belum berani memastikan penyebab kematian Rahman. Namun, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari salah satu anggota Polsek Adipala Bripka Lasiman, Rahman diketahui memiliki penyakit pada pusat susunan saraf yang disebut epilepsi atau ayan.

“Kalau kami dari Polsek Semarang Utara belum memastikan penyebabnya. Tapi kami sudah [minta] konfirmasi ke Polsek Adipala Cilacap, Bripka Lasiman, katanya dia [Rahman] memiliki riwayat ayan,” ujar Wahadi kepada Semarangpos.com saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Penemuan mayat di selokan dekat Stasiun Tawang tersebut sempat membuat masyarakat geger dan berbondong-bondong ke lokasi jasad Rahman ditemukan. Maklum saja, lokasi itu merupakan kawasan ramai lalu lalang orrang lantaran dekat dengan stasiun besar di Kota Semarang.

Wahadi menambahkan jasad Rahman langsung dibawa aparat Polrestabes Semarang ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi oleh polisi. Kasus penemuan mayat itu kini masih ditangani aparat dari Unit Inafis Polrestabes Semarang. “Kalau mayatnya langsung dibawa ke [RSUP] Kariadi sama [Unit] Inafis,” tandas Wahadi. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…