Kamar tidur di Hotel Alexis Jakarta Utara. (Feni Freycinetia Fitriani/JIBI/Bisnis)
Rabu, 1 November 2017 00:00 WIB Feni Freycinetia Fitriani/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Penampakan Surga Lantai 7 Alexis yang Segera Berlalu

Surga di lantai 7 Hotel Alexis jarang diekspose hingga izinnya tak diperpanjang Pemprov DKI.

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya tak memperpanjang Izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TRUP) Hotel dan Griya Pijat Alexis.

Pemprov DKI berkilah salah satu alasan kuat untuk tak memperpanjang izin TRUP lantaran banyaknya laporan warga yang mencurigai adanya praktik prostitusi di hotel yang berlokasi di Pademangan, Jakarta Utara tersebut.

Bisnis.com berkesempatan menyambangi Hotel dan Griya Pijat Alexis pada Selasa (31/10/2017). Setelah melakukan konferensi pers di lantai 2, Legal & Corporate Alexis Group Lina Novita mengajak untuk berkeliling ke lantai 7.

Lantai 7 terbagi menjadi dua area besar, yaitu kamar hotel dan lounge. Berbeda dengan hotel pada umumnya, lorong menuju kamar di Hotel Alexis sangat minim pencahayaan alias temaram. Berdasarkan pantauan Bisnis/JIBI, ada dua kamar yang dapat disewa oleh pengunjung.

Bisnis.com

Kamar pertama berukuran setidaknya 10m x 5m. Fasilitas yang ada di dalam kamar antara lain kasur spring bed berukuran Queen Size, televisi, bath up, toilet, dan dipan kayu yang dilengkapi bantal untuk Pijat. Kamar jenis ini disewakan dengan tarif Rp400.000/jam.

“Dilarang Berbuat Asusila”

Sementara itu, untuk jenis kamar kedua luasnya lebih kecil yaitu sekitar 8m x 5m. Semua fasilitas yang ada kurang lebih sama. Bedanya, kamar ini tidak dilengkapi dengan bath up. Untuk menikmati fasilitas di kamar tanpa bath up konsumen bisa merogoh kocek seharga Rp300 ribu/jam.

Kedua kamar tersebut memiliki penerangan yang minim dan uniknya ada tempelan pengumuman “dilarang berbuat asusila” di dindingnya.

Bisnis.com

Beranjak dari kamar, Bisnis/JIBI menuju area lounge. Meski menaiki beberapa anak tangga, area ini masih terhubung dengan lantai 7 Hotel Alexis. Berbeda dengan lorong hotel yang temaram, area lounge lebih terang. Sinar matahari bisa masuk karena atapnya terbuat dari kaca atau sky light.

Bisnis.com

Di lounge juga tersedia berbagai fasilitas. Mulai dari gazebo kayu, kursi malas untuk berselonjor, tiga kolam renang, ruangan spa, kamar mandi, ruang tunggu tamu, dan loker untuk meletakkan pakaian dan Barang-barang berharga.

Ruangan untuk sauna berada di sebelah kolam renang. Ruang sauna dapat diisi setidaknya 7-8 orang dengan spa yang dilengkapi dengan kursi kayu dan arah untuk pembakaran. Meski berbentuk ruangan, dinding ruang sauna dan spa terbuat dari kaca sehingga dapat dilihat Dari luar. Total ruangan yang tersedia ada 26 kamar dan 100 loker.

Bisnis.com

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…