Polres Gunungkidul gelar operasi kepada ratusan pengguna jalan di kawasan Bunderan Siyono, Logandeng, Playen, Senin (3/10/2016) siang. (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja) Polres Gunungkidul gelar operasi kepada ratusan pengguna jalan di kawasan Bunderan Siyono, Logandeng, Playen, Senin (3/10/2016) siang. (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 1 November 2017 19:55 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Operasi Zebra Pantau Pengguna Lampu Strobo

Kepolisian Resort (Polres) Gunungkidul resmi menggelar Zebra Progo 2017

Solopos.com, GUNUNGKIDUL —Kepolisian Resort (Polres) Gunungkidul resmi menggelar Zebra Progo 2017. Dalam operasi kali ini polisi akan melakukan pantauan khusus terhadap pengendara yang menggunakan lampu strobo karena dinilai melanggar aturan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan dalam Operasi Zebra tahun ini pihkanya akan melakukan pemantauan khusus terhadap penggunaan lampu strobo.

Pasalnya sesuai Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan penggunaan lampu strobo tidak untuk kendaraan pribadi.

Oleh sebab itu diharapkan masyarakat bisa mencopot sendiri, sehingga tidak dilakukan penilangan. “Masyarakat diimbau untuk mencopot sendiri, karena sesuai dengan Undang-Undang hanya digunakan untuk mobil tertentu, bukan untuk masyarakat umum yang kegunaanya dipertanyakan,” kata dia, Rabu (1/11/2017).

Selain pemantauan penggunaan lampu strobo, operasi yang digelar mulai 1 hingga 14 November 2017 itu juga fokus untuk melakukan tindakan bagai pelanggar lalu lintas. Dengan demikian hal itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan yang selama ini masih tergolong tooinggi.

Lanjutnya lagi akan ada dua lokasi yang menjadi lokasi operasi. Pertama yakni Bunderan Siyono, Kecamatan Playen yang dipilih karena dilokasi tersebut sering terjadi pelanggaran lalulintas, terlebih disana banyak jalur menuju ke beberapa wilayah. Kedua yaitu di Rest Area Bunder, Kecamatan Playen, yang semalam ini merupakan wilayah rawan kecelakaan.

“Bundaran Siyono merupakan pertemuan beberapa arus lalu lintas, disana sekitar 500 meter sering terjadi pelanggaran lalu lintas. Sementara kalau di sekitar Rest Area Bunder sering terjadi kecelakaan,” jelas Mega.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul AKBP Muhammad Arif Sugiarto menambahkan operasi kali ini untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, meminimalisir pelanggarabnn dan kecelakaan lalulintas, dan sehingga tingkat fatalitas korban laka lantas.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…