Nabilah JKT48 (jkt48.com)
Rabu, 1 November 2017 13:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Nabilah Keluar dari JKT48 Karena Sakit

Kondisi kesehatan Nabilah Ratna Ayu menjadi alasan utama aktris film Wewe itu keluar dari grup.

Solopos.com, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari grup idola JKT48. Salah satu personel terpopuler mereka, Nabilah Ratna Ayu, memutuskan untuk lulus alias keluar dari grup yang merupakan sister atau saudari AKB48 itu.

Kabar tersebut diumumkan secara langsung oleh manajemen JKT48 melalui situs jkt48.com, Selasa (31/10/2017). Disampaikan bahwa kondisi kesehatan Nabilah Ratna Ayu menjadi alasan utama aktris film Wewe itu keluar dari grup.

“Mengenai Nabilah Ratna Ayu Azalia (Team J). Karena kondisi kesehatan yang kurang baik, Nabilah Ratna Ayu Azalia (Team J) telah menjalani masa istirahat, akan tetapi karena tidak adanya pemulihan yang berarti, yang bersangkutan tidak dapat tampil kembali dengan kondisi prima di depan para fans semua,” tulis manajemen JKT48.

“Setelah berdiskusi dengan manajemen, Nabilah memutuskan untuk mengundurkan diri dari JKT48. Oleh karena hal tersebut, terhitung sejak 31 Oktober 2017 yang bersangkutan sudah tidak melanjutkan aktivitasnya di JKT48. Kami mohon dukungan dan pengertian dari para fans sekalian untuk keputusan yang diambil Nabilah. Mohon selalu dukungannya untuk Nabilah dan JKT48. JKT48 Operation Team,” manajemen mengakhiri.

Penyanyi kelahiran 1999 ini ingin beristirahat dalam kesembuhannya. selain itu, Nabilah juga tengah melalukan ujian untuk kelulusannya. Saat ini dia berada di tingkat tiga sekolah menengah atas.

Alhasil dengan keluarnya Nabilah Ratna Ayu, generasi pertama JKT48 hanya tersisa delapan orang. Mereka adalah adalah Melody, Shania, Kinal, Gaby, Ayana, Beby, Sonia, dan Frieska.

Seperti diketahui, JKT48 yang merupakan sister grup AKB48 kembali kehilangan anggotanya. Nabilah Ratna Ayu resmi mundur dari kelompok vokal yang telah membesarkan namanya.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…