Bek Persis Solo, Asyraq Ghufron (tengah), menyambut rekannya, Rudiyana, yang baru saja mencetak gol saat laga tunda melawan PSIR Rembang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (4/9/2017). (JIBI/Solopos/Chrisna Chanis Cara)
Rabu, 1 November 2017 22:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LAGA UJI COBA
Persis Solo Hajar PS Pemda 8-0

Laga uji coba dilakoni Persis Solo.

Solopos.com, SOLO — Kualitas lapangan menentukan kualitas permainan. Saat bertanding di Lapangan Gedongan pada 19 Oktober lalu, Persis Solo susah payah memetik kemenangan 1-0 atas PS Pemda. Sementara saat bertanding di lapangan Stadion Manahan Solo, Rabu (1/11/2017), Persis Solo tampil trengginas dengan melumat tim yang sama dengan skor telak 8-0.

Delapan gol yang disarangkan Persis Solo ke gawang PS Pemda dilesakkan tujuh pemain berbeda. Tri Handoko memborong dua gol. Enam gol lainnya masing-masing dilesakkan Rudiyana, Bayu Nugroho, Bayu Andra, Agung Supriyanto, Hendry Aprilianto dan Irkham Zahrul Mila.

Bayu Nugroho dan Agung Supriyanto menciptakan gol yang hampir identik yakni melalui aksi solo run dari tengah lapangan. Sementara Hendry Aprilianto menciptakan gol spektakuler yang dihasilkan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Kemenangan telak atas tim lokal itu menjadi bekal ideal untuk menghadapi babak delapan besar.

Meski sudah menang telak atas PS Pemda, Pelatih Persis Solo, Freddy Mulli, menyebut masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Menurutnya, transisi antara menyerang dan bertahan anak asuhnya belum solid sehingga Persis Solo dihadapkan pada situasi yang berbahaya saat menghadapi serangan balik.

“Saat kita kehilangan bola, transisi menyerang ke bertahan belum rapi. Itu yang perlu disolidkan lagi,” ucap Freddy saat ditemui wartawan seusai pertandingan.

Dalam uji coba itu, Freddy Mulli sudah menurunkan Ikhwan Ciptady dan Akbar Riansyah yang baru sembuh dari cedera. Kehadiran Ikhwan Ciptady yang berduet dengan Anam Syahrul terbukti membuat lini pertahanan Laskar Sambernyawa lebih solid. Akan tetapi, Freddy menyebut kondisi dua pemain belakang itu belum 100% sembuh.

“Saya menurunkan dia supaya beradaptasi setelah sembuh dari cedera. Akselerasi Ikhwan masih kurang. Bila ia belum siap di laga perdana, saya menyiapkan Sony Setiawan sebagai alternatif pengganti,” papar Freddy.

Laskar Sambernyawa hanya memiliki waktu tiga hari untuk berlatih di Solo yakni pada Kamis-Sabtu (2-4/11/2017). Pada Minggu (5/11/2017), skuat Persis Solo diharapkan sudah berangkat ke Cikarang untuk mempersiapkan diri menghadapi kick off laga perdana babak delapan besar pada 9 November 2017.

“Operator liga [PT LIB] meminta kami sudah check in pada 7 November 2017. Jadi, kami ingin tanggal 6 November 2017 sudah di sana supaya ada waktu selama sehari untuk adaptasi,” ujar Freddy.

Di laga perdana babak delapan besar, Freddy kemungkinan hanya akan membawa sekitar 15 pemain dalam line up. Stok pemain Persis memang sedang menipis menyusul absennya empat pemain karena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI dan satu pemain karena hukuman akumulasi kartu kuning.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…