Siswa SMK N 6 Jogja yang berprestasi Kepala SMK N 6 Jogja Rustamaji bersama para siswanya yang menjadi juara umum dalam Bidang Pariwisata LKS SMK 2017 tingkat DIY, Selasa (31/10/2017). (Harian Jogja/Sunartono)
Rabu, 1 November 2017 09:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

Juara Umum Pariwisata, Pelajar-Pelajar Ini Melaju ke Kompetisi Nasional

Dalam kompetisi tingkat SMK se-DIY itu, SMK N 6 Jogja mendapatkan lima medali emas dan dua medali perak

Solopos.com, BANTUL-SMK Negeri 6 Jogja menjadi juara umum kategori Bidang Pariwisata dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2017 tingkat DIY. Lima pelajar dari sekolah ini akan mewakili DIY untuk berkiprah dalam LKS tingkat Nasional yang akan di gelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2018 mendatang.

Dalam kompetisi tingkat SMK se-DIY itu, SMK N 6 Jogja mendapatkan lima medali emas dan dua medali perak. Peraih medali emas tersebut antara lain, Anisa Putri untuk kategori Restaurant Service, Septiana Dyahayu Wulandari kategori Beauty Therapy, Riani Fatimah kategori Ladies Dress Making, Atika Yana Ningsih kategori Ladies and Men Hairdressing dan Nanda Noor Citrawati untuk kategori Tourist Industry. Kemudian dua medali perak, masing-masing disumbangkan Anisa Riswanti kategori Perhotelan dan Afiah Nur Azizah kategori Pastry.

SMK N 6 Jogja termasuk salah satu SMK yang direvitalisasi melalui program Revitalisasi SMK oleh Kemendikbud. Sekolah ini juga menjadi rujukan di bidang pariwisata. Kepala SMK N 6 Jogja Rustamaji menjelaskan, juara umum untuk bidang pariwisata merupakan kali pertama diraih sekolahnya untuk LKS tingkat DIY. Pihaknya telah mempersiapkan seluruh sumber daya sekolah untuk memberikan pembekalan kepada para siswa sebelum berkompetisi.

“Kami mengapresiasi siswa yang telah berkompetisi. Sekarang kami akan mempersiapkan lima ini yang akan mewakili DIY ke nasional,” terangnya kepada Harian Jogja di sela-sela penutupan LKS DIY 2017 di SMM Kasihan, Bantul, Selasa (31/10/2017).

Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk mendukung kelima siswa tersebut dalam mempersiapkan diri di tingkat nasional. Secara khusus, kelimanya tidak hanya dibimbing guru sekolah saja, tetapi juga oleh praktisi atau profesional di masing-masing bidang agar persiapannya matang. Mental siswa juga akan dipersiapkan secara matang untuk menyongsong LKS Nasional 2018 tersebut. Ia menargetkan, dalam kompetisi tingkat nasional, minimal ada dua gelar yang dapat disumbangkan dalam mewakili DIY.

“Mereka akan kami magangkan, nanti dibimbing langsung oleh praktisi dari DUDI [dunia usaha dan dunia industri], sehingga mampu menguasai praktik secara langsung,” ungkap dia.

Salah satu Guru Pembimbing LKS SMK N 6 Jogja Yuni Poncosiloningsih mengatakan, meski diberikan pelatihan, bimbingan persiapan, tetapi tidak akan mengganggu kegiatan belajar, terutama dalam mempersiapkan UN 2018. Selain itu, sejumlah materi yang ada dalam bimbingan persiapan LKS tersebut sebagian besar merupakan pelajaran siswa setiap harinya. “Mereka rata-rata Kelas XII tetap harus bisa fokus ke pelajaran, setelah pelajaran mungkin bisa untuk kompetensi,” ujar dia.

Anisa Putri Siswa Kelas XII Jurusan Tata Boga SMK N 6 Jogja mengatakan, akan berlatih secara maksimal untuk persiapan mewakili DIY. “Tentu nanti kami akan berusaha memberikan yang terbaik, dengan berlatih lebih dahulu,” kata dia

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…