Ilustrasi kerusakan kota Hiroshima akibat bom atom (Nbcnews.com) Ilustrasi kerusakan kota Hiroshima akibat bom atom (Nbcnews.com)
Rabu, 1 November 2017 16:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Internasional Share :

Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini, 1 November

Catatan peristiwa dunia hari ini, 1 November, dihimpun dari berbagai belahan dunia.

Solopos.com, SOLO – Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 1 November. Dihimpun dari The People History dan Brainy History, berikut rangkuman peristiwa yang Solopos.com rangkum dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 1 November, demi mengenangnya.

1750
Gustaaf Willem Baron Van Imhoff, Gubernur-Jenderal Hindia Belanda ke-27 zaman kolonial meninggal dunia di Batavia [sekarang Jakarta]. Dia meninggal pada usia 45 tahun setelah mengatur pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia selama tujuh tahun. Semasa hidupnya, dia sempat mendukung Pangeran Mangkubumi melawan Susuhunan Pukubuwana II, hingga mencetuskan Perang Tahta Jawa Ketiga (1748-1757). Perang ini mengakibatkan perpecahan Kerajaan Mataram Baru menjadi Surakarta dan Yogyakarta.

1867
Edisi perdana majalah mode khusus wanita asal Amerika Serikat, Harper’s Bazaar, terbit pada 1 November 1867. Majalah ini membidik wanita dari kalangan menengah atas. Sejak awal terbit, majalah ini fokus membahas seputar dunia mode, budaya populer, dan kecantikan terkini.

1897
Klub sepak bola top asal Italia, Juventus Football Club atau yang dikenal dengan nama Juve, lahir. Klub yang beranggotakan sekelompok siswa dari Kota Turin, Piedmont, Italia, ini awalnya dipimpin oleh Eugenio Canfari dan saudaranya, Enrico. Pada 1923, klub ini dikelola oleh industri keluarga Agnelli, yang merupakan mitra olahraga tertua di Italia. Sejak saat itu, Juventus berkembang pesat menjadi klub profesional pertama sekaligus simbol budaya negara Italia. Sampai saat ini, Juventus dikenal sebagai klub sepak bola paling sukses di Italia.

1918
Kekalahan dalam Perang Dunia I membuat Kekaisaran Austria-Hongaria bubar. Kerajaan ganda ini akhirnya sepakat berpisah dan mendirikan negara masing-masing. Padahal, awalnya kerajaan yang dibentuk pada 1867 ini merupakan salah satu kekuatan terbesar di Eropa.

1937
Seniman senior Indonesia, Sudarwati atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Puspa lahir. Dia merupakan musikus legendaris kelahiran Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan. Pada mulanya, dia merintis karier di kancah musik. Karier bernyanyinya dimulai di Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan menjuarai Bintang Radio tingkat provinsi pada 1954 silam. Tak hanya bernyanyi, lama-kelamaan wanita yang akrab disapa Eyang Titiek itu melebarkan sayap ke dunia akting. Dia telah menelurkan berbagai karya dan menyabet penghargaan bergengsi selama berkarier di jagat hiburan Tanah Air.

1961
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Amerika Serikat melakukan moratorium uji coba nuklir. Namun, saat itu pemerintah Amerika Serikat menolak lantaran telah merencanakan uji coba nuklir unruk menghadapi serangan dari Uni Soviet.

1966
Kelompok militan di Vietnam Utara memulai serangan untuk melawan pihak Vietnam Selatan. Mereka menyerang kawasan hutan yang mengelilingi Kota Saigon, Vietnam Selatan, untuk membuat warga sipil ketakutan. Serangan itu sukses membuat panik dan melukai puluhan penduduk.

1982
Perusahaan kendaraan bermotor terbesar di dunia yang berbasis di Jepang, Honda, melebarkan sayap ke Negara Paman Sam. Pada 1 November 1982, Honda membuka pabrik manufaktur mobil di Marysville, Ohio, Amerika Serikat.

Nelson Mandela. (History.com)

Nelson Mandela. (History.com)

2006
Presiden berkulit hitam pertama di Afrika Selatan, Nelson Mandela, diberi gelar sebagai Duta Hati Nurani oleh Amnesty Internasional. Penghargaan itu diberikan lantaran Mandela dianggap memberikan sumbangan besar terhadap perlindungan hak asasi manusia.

Paul Warfield Tibbets (Wikipedia)

Paul Warfield Tibbets (Wikipedia)

2007
Paul Warfield Tibbets, pilot Amerika Serikat yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima, Jepang, 6 Agustus 1945, meninggal dalam usia 92 tahun. Bom yang dijatuhkan Tibbets menewaskan 140.000 orang di Jepang. Berkat keberanian itu, dia yang merupakan pasukan Angkatan Udara Amerika Serikat naik pangkat dari kolonel menjadi brigadir pada 1959. Dia tak pernah menyesal melakukan pengeboman itu. (Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com)


KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia, 31 Oktober
KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia,
30 Oktober
KLIK DI SINI untuk Catatan Peristiwa Dunia,
29 Oktober

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…