Personel Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi jenazah korban kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Muhammad Iqbal)
Rabu, 1 November 2017 15:30 WIB Juli ER Manalu/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

28 Korban Pabrik Petasan Tangerang Teridentifikasi, Warga Mimpi Ada yang Belum Terangkat

Sebanyak 28 korban ledakan pabrik petasan di Kosambi, Tangerang, teridentifikasi.

Solopos.com, JAKARTA — Hingga saat ini pihak dari Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta Timur telah berhasil mengidentifikasi 28 dari 45 korban tewas yang ditemukan di lokasi kebakaran pabrik kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, hingga saat ini masih ada 17 korban yang belum teridentifikasi. “Pengidentifikasian, sampai hari ini 28, masih ada 17-an yang belum. 28 sudah diserahkan ke keluarganya,” katanya, Rabu (1/10/2017).

Seperti diketahui pada saat kejadian, pihak Rumah Sakit Polri menurunkan 47 kantong mayat. Sebanyak 44 di antaranya mengangkut para korban yang ditemukan di lokasi sementara tiga sisanya berisi serpihan.

Sementara itu, pada Senin (30/10/2017), pihak kepolisian kembali melakukan pencarian di lokasi dan menemukan satu lagi korban tewas dari TKP. Hal itu setelah adanya permintaan dari warga yang mengaku bermimpi tentang masih adanya korban yang belum diangkut.

Adapun jumlah korban yang masih dirawat di rumah sakit hingga saat ini berjumlah 11 orang. Sebanyak 9 orang dirawat di RSUD Tangerang satu orang di RS BUN dan satu lainnya di Citra Hospital Jakarta Barat. Dari 46 korban yang sempat mendapatkan perawatan, tiga di antaranya meninggal setelah mendapatkan perawatan sementara sisanya menjalani rawat jalan.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…