Kartu SIM (JIBI/Harian Jogja/Wisegeek.com) Kartu SIM (Wisegeek.com)
Rabu, 1 November 2017 23:45 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Gadget Share :

2 Hari, 30 Juta Pelanggan Prabayar Telah Registrasi

Dalam dua hari, Kominfo mencatat 30 juta pelanggan kartu seluler telah melakukan registrasi.

Solopos.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menyampaikan hingga Rabu (1/11/2017) tercatat 30 juta pelanggan seluler mendaftarkan kartu prabayar.

“Hingga Rabu, 1 November 2017 pukul 16.30 terdata sudah 30.201.602 SIM card yang diregistrasi. Pesan kami, ikuti yang sudah registrasi. Ini dicontohkan dengan 30 juta tadi, sangat responsif dan antusias. Kami juga surprise,” katanya saat Konferensi Pers tentang Registrasi Kartu Prabayar di Ruang Ukir Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Dirjen PPI menegaskan masyarakat tidak khawatir akan simpang siurnya informasi yang beredar. “Tidak perlu adanya kekhawatiran tentang hoaks, registrasi kartu prabayar ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian, kenyamanan, keamanan kepada masyarakat. Tidak ada maksud lain kecuali itu,” tandasnya sebagaimana dilansir dalam situs resmi Kominfo.go.id.

Mengenai kekhawatiran masyarakat akan keamanan datanya, Ramli menegaskan setiap operator penyelenggara layanan telekomunikasi sepenuhnya menjamin perlindungan data pribadi. “Operator dan mitra menjamin perlindungan data pelanggan. Prinsipnya, operator tidak menarik data dari Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri), mereka hanya memvalidasi data,” paparnya.

Hal ini turut dibenarkan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys. “Kami sebagai operator diwajibkan untuk mengikuti ISO 27001 tentang information security management. Juga ada Peraturan Menkominfo yang mewajibkan operator untuk mengikuti ISO tersebut. Itu dijaga keamanannya,” tegas Merza yang juga menjabat Direktur Utama Smart Telecom.

Merza juga menjelaskan seluruh operator yang tergabung dalam ATSI berkomitmen mendukung program registrasi kartu prabayar yang dilaksanakan pemerintah. “Kami berkumpul di sini untuk menunjukkan komitmen kita bahwa ini program nasional yang manfaatnya demi kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna seluler,” jelasnya.

Merza menyakinkan pendaftaran ulang itu ditujukan untuk pendataan dan kepentingan pelanggan, bukan untuk kebutuhan lain. “Program ini tidak untuk kebutuhan yang aneh-aneh, ini demi data yang valid. Kita sudah buktikan 2 hari ini bisa mencapai 30 juta, itu bukan main,” lanjut Merza.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…