Ketua Satgas Saber Pungli Polri Komjen Pol. Dwi Priyatno. (JIBI/Solopos/Antara/Yudhi Mahatma) Ketua Satgas Saber Pungli Polri Komjen Pol. Dwi Priyatno. (JIBI/Solopos/Antara/Yudhi Mahatma)
Selasa, 31 Oktober 2017 22:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Satgas Saber Pungli Polri Ungkap 1.201 Kasus, Jateng Hanya 35

Satgas Saber Pungli Polri di Kota Semarang, Jateng, Selasa (31/10/2017), mengklaim telah mengungkap 1.201 kasus.

Solopos.com, SEMARANG — Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengklaim telah mengungkap 1.201 praktik tindak pidana pungutan liar di berbagai daerah selama 2017.

Ketua Satgas Saber Pungli Polri Komjen Dwi Priyatno di Semarang, Selasa (31/10/2017), mengatakan pelaku yang ditangkap berkaitan dengan berbagai pelanggaran pungutan liar tersebut mencapai 2.426 orang. “Untuk barang bukti yang diamankan mencapai Rp315,6 miliar,” katanya.

Secara umum, lanjut dia, pengungkapan terbanyak dilakukan di Jawa Barat. Namun, mantan Kapolda Jawa Tengah tersebut tidak mengungkapkan jumlah kasus yang telah diungkap. “Karena di Jawa Barat laporan juga paling tinggi,” tambahnya.

Meski pengungkapan paling banyak di Jawa Barat, kata dia, nominal barang bukti terbanyak diperoleh dari operasi di Kalimantan Timur senilai Rp298 miliar. Adapun untuk instansi yang paling banyak diadukan oleh masyarakat yakni Kementerian Pendidikan, kepolisian serta Kementerian Perhubungan. Dari pengungkapan sebanyak itu, lanjut dia, 410 kasus sudah dilimpahkan ke pengadilan, sementara sisanya masih dalam proses penyidikan.

Dalam upaya pencegahan pungli, kata dia, mekanisme secara daring sudah dilakukan dengan dukungan aparat di belakangnya. “Pengawas sistem tetap dilakukan oleh personel yang memiliki mental antipungli,” katanya.

Sementara itu untuk di Jawa Tengah hanya diungkap 35 kasus pungli oleh aparat Polda Jateng dan jajaran di bawahnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…