Warga melihat peta jalur tol Solo-Ngawi di booth PT SNJ di area Car Free Day, Minggu (29/10/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Warga melihat peta jalur tol Solo-Ngawi di booth PT SNJ di area Car Free Day, Minggu (29/10/2017). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Senin, 30 Oktober 2017 05:35 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Solo Share :

TOL SOLO­-KERTOSONO
Tiga Gerbang Tambahan Dibangun di Ruas Solo-Ngawi, Ini Lokasinya

PT SNJ membangun tiga gerbang tambahan di tol Solo-Kertosono ruas Solo-Ngawi.

Solopos.com, SOLO — PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) sebagai pemegang konsesi operasional Tol Solo-Ngawi pada Minggu (29/10/2017) menyosialisasikan operasional tol kepada masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut terungkap PT SNJ akan membangun tiga gerbang tambahan di ruas tol Solo-Ngawi. Manajer SDM Umum dan Legal PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), Yusuf Setya, mengatakan gerbang tol yang telah disiapkan sepanjang jalur Solo-Ngawi tersebut ada lima lokasi.

Lokasi tersebut adalah gerbang Klodran, Ngasem, Karanganyar, Sragen, dan Ngawi. Namun untuk memudahkan pengguna jalan, saat ini tengah disiapkan tiga gerbang tambahan.

“Ketiganya ada di interchange Bandara [Adi Sumarmo], interchange Purwodadi, dan Sragen timur. Itu untuk mempermudah koneksi. Misalnya ada pengguna jalan dari Mantingan mau masuk dari Ngawi jauh, dari Pungkruk, Sidoharjo, juga jauh, difasilitasi di Sragen timur,” kata dia saat ditemui Solopos.com di area CFD, Minggu.

Pada acara di CFD itu, PT SNJ memberikan kesempatan kepada pengunjung CFD mengetahui lokasi gerbang-gerbang tol tersebut. “Kami tampilkan petanya agar masyarakat tahu tol tersebut dimulai dari Ngasem [Karanganyar] sampai Ngawi. Ada beberapa gerbang tol,” kata dia saat ditemui Solopos.com di area CFD, Minggu.

Sedangkan mengenai sistem transaksi masuk tol, dia mengatakan menggunakan sistem elektronik. Menurut Yusuf, layanan tol tidak menerima pembayaran secara tunai melainkan uang elektronik yang dikeluarkan beberapa bank.

Beberapa bank yang menyediakan uang elektronik di antaranya Bank Mandiri, BNI, BCA, BTN, dan BRI. Kartu pembayaran tol secara elektronik tersebut harus ditempelkan pada mesin pembaca di gerbang masuk maupun di gerbang keluar.

“Saat masuk maupun keluar harus menggunakan kartu yang sama. Pada penggunaan kartu di gerbang masuk untuk membaca asal gerbang. Kemudian pada gerbang keluar untuk pembayaran,” kata dia.

Pengunjung juga tidak perlu waswas jika menemui kendala misalnya saldo pada kartu pembayaran elektronik tersebut kurang atau habis. Pada gerbang keluar ada tombol bantuan. “Nanti petugas akan datang untuk membantu top up atau yang lain,” kata dia.

Dia menyampaikan sepanjang jalur tol juga akan dilengkapi fasilitas umum, seperti area istirahat, SPBU, tempat makan dan minum, hingga tempat ibadah. Terdapat empat area istirahat, di antaranya di KM 26, KM 45, KM 59 dan KM 82.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…