Tips jongkok saat dijambret (Twitter)
Senin, 30 Oktober 2017 23:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Women Share :

Kocak Tapi Berguna, Teknik Sederhana Ini Bisa Gagalkan Jambret Tas

Peristiwa penjambretan kemungkinan bisa digagalkan dengan cara ini.

Solopos.com, SOLO — Peristiwa penjambretan pastinya meresahkan semua orang, terutam bagi perempuan. Namun untuk mengurangi risiko kehilangan, bisa dicoba cara sederhana ini.

Pengguna akun Twitter @Chajanjr mengunggah video pendek mengenai tips aman cara menggagalkan penjambretan. “Tips aman cara mengindar dari upaya tukang jambret, terutama wanita. Simak caranya, semoga berguna,” cuit @Chajanjr, Minggu (28/10/2017).

Dalam video berdurasi 45 itu diajarkan teknik jongkok saat kita menjadi korban pejambretan. Dalam reka adegan digambarkan ada perempuan yang sedang berjalan. Tiba-tiba dari belakang ada pria yang menarik tas si perempuan. Sontak si perempuan jongkok dan menyebabkan si penjambret tertarik hingga jatuh.

Sikap jongkok tiba-tiba itu tidak hanya berguna untuk menarik penjambret hingga terjatuh. Tarikan ke bawah membuka kemungkinan cengkraman tangan penjambret akan terlepas.

Tips sederhana itu mendapat respons positif dari warganet. “Terima kasih ya Pak, kayaknyabakal berguna banget,” cuit @SantiLim14.
“Nuhun pisan share videonya sangat bermanfaat,” cuit @niaratmadja.
“Video yang sangat merugikan bagi tukang jambret,” cuit @Legenmpv.

Selain warganet yang memberi komentar positif, ada juga yang mengkritik sebaiknya tidak memakai tas seperti di video. Akun @Boyke_bond_kr menyarankan warganet memakai tas diselempangkan di badan, tidak hanya digantung di pundak.

“Ga berguna juga kalau pas kejadian ga ngeh dan ga langsung tarik tas. Lebih baik tas itu diselempang, jangan dipakai seperti yang di video,” cuit @boyke_bond_jr.


()

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…