Ortu Zaman Now, kepala anak terjepit pagar masih bisa asyik foto (Beijing Times)
Minggu, 29 Oktober 2017 17:00 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Ortu Zaman Now, Anak Terjepit di Balkon, Ayah Pilih Ambil Foto

Aksi seorang pria memotret anaknya saat terjepit di pagar pembatas balkon menuai cibiran.

Solopos.com, PUTIAN – Sebuah peristiwa unik dan bisa dibilang memprihatinkan terjadi di Kota Putian, Provinsi Fujian, Tiongkok. Seorang pria yang anaknya terjepit di pagar pembatas balkon rumahnya seolah-olah lebih peduli dengan media sosial daripada kondisi anaknya.

Dilansir Shanghaiist.com, Jumat (27/10/2017), pemadam kebakaran Kota Putian, pada hari Rabu (25/10/2017) mendapat laporan ada bocah laki-laki berusia empat tahun kepalanya masuk di sela-sela pagar balkoni rumah.

Seperti kronologi yang diungkap si ayah, bocah itu bermain seorang diri. Sang ayah mengetahui kondisi putranya setelah mendengar suara tangisan dan mendapati kepala putranya sudah terjebak di pagar balkoni rumah.

Pemadam kebakaran segera mengirim beberapa personel untuk membebaskan si bocah. Proses penyelamatan berlangsung kurang lebih 30 menit. Rekaman saat proses penyelamatan menyebar viral di media sosial (medsos).

Bukannya berfokus pada nasib si bocah, warganet Tiongkok malah menggunjing ayah si bocah. Dari rekaman proses penyelamatan, saat pemadam kebakaran sibuk mencari cara membebaskan si bocah, sang ayah malah asyik mencari sudut terbaik untuk memotret anaknya.

Karena perilakunya, warganet Weibo menganggap sang pria belum tentu ayah si bocah. Di sisi lain warganet menganggap pria tersebut lebih perhatian dengan story We Chat daripada kondisi anaknya.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…