Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan), di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Minggu, 29 Oktober 2017 13:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Peristiwa Share :

Di Pertemuan 4 Mata, Jokowi Undang SBY ke Pernikahan Kahiyang Ayu

Presien Jokowi mengundang SBY untuk menghadiri pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu.

Solopos.com, JAKARTA — Ada pembicaraan tertutup dan dirahasiakan ke publik saat pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jumat (27/10/2017) lalu. Meski perbincangan dilakukan empat mata, salah satu yang menarik menjadi pembahasan rupanya Jokowi mengundang SBY ke acara pernikahan putrinya.

Selain tentang UU Ormas yang baru saja disahkan, ada beberapa materi pembicaraan lain. Secara khusus pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan undangan pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu pada 8 November 2017 nanti.

“Presiden Jokowi mengundang Presiden SBY dan keluarga untuk hadir dalam pernikahannya Kahiyang. Pak Jokowi mengundang untuk menghadiri akad nikah putrinya,” ujar Ketua Divisi Komunikasi Partai Demokrat (PD) Imelda Sari, Minggu (29/10/2017), dikutip Solopos.com dari Okezone.

Menurut Imelda, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu menyatakan akan hadir bersama istrinya Ani Yudhyono dalam acara yang digelar di Grha Sabha Buana, Solo, itu. “Pak SBY menyampaikan Insya Allah Beliau dan Ibu Ani akan hadir pada pernikahannya Putri Presiden Jokowi,” jelas Imelda.

Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, akan menikah dengan Muhammad Bobby Afif Nasution pada 8 November mendatang di Grha Sabha Buana. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh pihak keluarga yang dipimpin putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…