Ketua DPD Partai Golkar Sragen, Agus Fatchurrahman (berdiri di tengah) melantik pengurus tingkat kecamatan dan pengurus desa, Kamis (26/10/2017) malam. (Kurniawan/JIBI/Solopos) Ketua DPD Partai Golkar Sragen, Agus Fatchurrahman (berdiri di tengah) melantik pengurus tingkat kecamatan dan pengurus desa, Kamis (26/10/2017) malam. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Jumat, 27 Oktober 2017 16:35 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

PEMILU 2019
Nyaleg DPR, Eks Bupati Sragen Agus Fatchurrahman Siap Patahkan Mitos

Eks Bupati Sragen Agus Fatchurrahman akan mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada Pemilu 2019 mendatang.

Solopos.com, SRAGEN — Mantan Bupati Sragen Agus Fatchurrahman memastikan akan maju sebagai calon legislator DPR dari daerah pemilihan (dapil) 4 Jateng yang meliputi wilayah Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri, pada Pemilu 2019 mendatang.

Agus siap mematahkan mitos yang bertahan selama 62 tahun bahwa warga Sragen tidak ada yang bisa duduk di kursi DPR. Diwawancarai wartawan di sela-sela acara peringatan HUT ke-53 Partai Golkar di Sragen, Kamis (26/10/2017) malam, Agus Fatchurrahman menyatakan kesiapannya menjadi calon legislator (caleg) DPR pada Pemilu 2019.

Pengalamannya mengurus partai, menjadi anggota DPRD, wakil bupati, dan bupati Sragen, menjadi modal dasar keputusannya nyaleg. Apalagi DPD Partai Golkar Jateng, DPD Partai Golkar Karanganyar, dan Wonogiri siap menyukseskan pencalegan Agus.

“Dengan apa yang sudah saya lakukan selama ini, saya kira cukup layak bila saya mencalonkan diri untuk DPR RI,” tutur Agus.

Dia tidak gentar dengan mitos warga Sragen tidak ada yang bisa menjadi legislator DPR. Kali terakhir warga Sragen menjadi legislator DPR pada tahun 1955. Padahal beberapa warga Karanganyar dan Wonogiri berhasil menjadi legislator DPR.

“Saya akan maju. Soal memecahkan rekor atau tidak kita tunggu saja hasil Pemilu mendatang. Akan coba saya lakukan. Masa dari 750.000 manusia Sragen selama bertahun-tahun tidak ada yang bisa menjadi legislator DPR,” imbuh dia.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah (Jateng), M. Iqbal Wibisono, mendukung Agus Fatchurrahman mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dalam Pemilu 2019. Dia meminta seluruh kader mendukung dan mengantarkan Agus menjadi legislator di Senayan.

“Pak Agus ini menjadi wakil bupati [Sragen] sudah pernah, jadi bupati sudah pernah, anggota DPRD sudah pernah. Kapabilitas, dedikasi, dan kiprah dia sudah teruji. Sosok Pak Agus sangat cocok menjadi legislator DPR di Dapil IV Jateng,” ujar dia yang ditemui pada acara yang sama.

Iqbal mengatakan kapasitas dan kiprah Agus bagi Partai Golkar tak diragukan lagi. Menurut dia, di Jateng ada empat tokoh yang disetujui Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, menjadi ketua DPD Partai Golkar selama tiga periode.

“Yang pertama disetujui Pak Agus ini, setelah itu disusul Pak Juliyatmono [Karanganyar]. Saat ini potensi-potensi yang dimiliki daerah seperti Pak Agus ini harus dioptimalkan. Sebagai teman, saya sangat mendukung Pak Agus nyaleg DPR RI,” imbuh dia.

Di sisi lain, Iqbal Wibisono meminta perolehan kursi DPRD Sragen dalam Pemilu 2019 ditambah dari delapan kursi menjadi setidaknya 10 kursi. Target tersebut bisa direalisasikan dengan semangat kerja keras, soliditas, dan strategi yang tepat.

“Suara naik tapi bila kursi tak bertambah tak ada artinya. Pemilu bukan banyak-banyakan suara, tapi banyak-banyakan kursi di DPRD. Terima kasih Pemilu kemarin kursi naik dari enam ke delapan. Pemilu depan harus naik setidaknya jadi 10,” ujar dia.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, yang juga hadir dalam peringatan HUT ke-53 Partai Golkar, menyatakan mendukung rencana Agus Fatchurrahman mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Dapil 4 Jateng.

“Saya dengar sruwing-sruwing Pak Agus akan mencalonkan di Pemilu 2019 untuk DPR. Kenapa tidak kita dukung sama-sama. Kalau DPR-nya putra daerah pasti memikirkan daerahnya, di komisi apa pun,” kata dia disambut tepuk tangan meriah.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…