Gubenur Jateng Ganjar Pranowo berbincang dengan perempuan pengendara motor yang sempat terperosok selokan di tepian jalan Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wisnu Adhi N.) Gubenur Jateng Ganjar Pranowo berbincang dengan perempuan pengendara motor yang sempat terperosok selokan di tepian jalan Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wisnu Adhi N.)
Kamis, 26 Oktober 2017 21:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

KISAH UNIK
Pengendara Motor Masuk Selokan, Gubernur Jateng Henti Mendadak

Kisah unik nan inspiratif dicatatkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mendadak menghentikan perjalanan tatkala melihat ada warganya yang terperok selokan.

Solopos.com, PEKALONGAN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seketika memerintahkan sopirnya berhenti, lalu turun dari mobil dinasnya, begitu melihat ada warga yang tengah mengendarai sepeda motor terperosok selokan tepi Jl. Raya Kesesi Rejo, Bodeh, Kabupaten Pekalongan, Jateng, Kamis (26/10/2017).

Kisah unik nan inspiratif Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu dicatat dan dipublikasikan kali pertama oleh Kantor Berita Antara. Dikisahkan, saat dalam perjalanan menuju SMA Negeri 1 Bojong, Pekalongan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tiba-tiba memerintahkan sopirnya berhenti, ia lalu turun dari mobil dinasnya demi menolong seorang pengendara sepeda motor yang tercebur di selokan.

Rupanya Ganjar melihat perempuan berjilbab ungu yang belakangan diketahui bernama Sudiyah itu tercebur ke selokan dan sedang bersusah payah mengangkat sepeda motornya. Beberapa polisi anggota Polda Jateng yang mengawal setiap kunjungan kerja gubernur ke daerah pun segera ikut turun membantu.

“Motornya dilepaskan saja Bu. Ibu naik ke atas dahulu, saya bantu,” kata Bripka Benny Wahyutomo sembari mengulurkan tangan kepada perempuan itu.

Ketika rombongan mobil Gubernur Jateng berhenti di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi G 6472 VM terlihat sudah dalam posisi miring di atas selokan dengan ketinggian air sekitar 30 cm, sedangkan kedua kaki Sudiyah terendam air selokan.

“Bagaimana, kok, bisa seperti tadi [tercebur ke selokan] Bu? Tidak ada yang luka?” tanya Ganjar kepada Sudiyah dengan menggunakan bahasa Jawa.

Mendengar pertanyaan orang nomor satu di Jateng itu, Sudiyah hanya menggeleng-gelengkan kepalanya karena diduga masih shock dengan insiden yang baru dialaminya. Setelah sedikit tenang, Sudiyah lantas bercerita bahwa dirinya tercebur ke selokan karena motornya dipepet truk yang berjalan searah. “Kula mboten napa-napa [saya tidak apa-apa], Pak,” ujarnya pada akhirnya.

Setelah memastikan kondisi Sudiyah baik-baik saja, Gubernur Jateng kemudian bertanya mengapa ibu rumah tangga itu tidak mengenakan helm. Meskipun mengendarai motor dalam jarak dekat, Ganjar Pranowo berpesan agar Sudiyah memakai helm sesuai peraturan lalu lintas yang berlaku.

Tidak lama kemudian, Ganjar Pranowo menutup kisah unik nan inspiratifnya itu dengan mempersilakan Sudiyah melanjutkan perjalanan, Ia pun kembali masuk mobil menuju SMAN 1 Bojong Pekalongan untuk mematuhi agenda Gubernur Jateng sesuai ketentuan protokoler.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…