Rumah HW alias Lir Ilir terduga teroris di Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/10/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Rumah HW alias Lir Ilir terduga teroris di Desa Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/10/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 24 Oktober 2017 21:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Terduga Teroris Ponorogo Diciduk saat Hendak Berbelanja di Minimarket

Tim Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris asal Desa Balong, Ponorogo, saat hendak berbelanja di minimarket.

Solopos.com, PONOROGO — Terduga teroris asal Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo, Hendastri Wijanarko alias Koko alias Jarwoko alias Lir Ilir, 34, ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri saat hendak berbelanja di minimarket jalan raya Ponorogo-Pacitan, Desa Balong.

Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, mengatakan Koko ditangkap Densus 88 sekitar pukul 11.20 WIB. Saat ditangkap Koko hendak berbelanja di minimarket Indomaret yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. (Baca: Pemuda Balong Ponorogo Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror)

Suryo menuturkan setelah ditangkap, Koko kemudian dibawa ke Mako Brimob Madiun. Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, tim dari Densus 88 Antiteror kembali ke rumah orang tua Koko di Desa Balong untuk penggeledahan.

Dari penggeledahan di rumah orang tua Koko, kata dia, tim Densus 88 menyita sejumlah dokumen, laptop, dan sejumlah buku. “Kami tadi hanya membantu tim Densus 88 untuk mengamankan penggeledahan rumah terduga teroris,” kata Suryo.

Sebanyak 100 personel Polres Ponorogo disiagakan selama proses penggeledahan tersebut. Informasi yang diterima Madiunpos.com, sebelum penggeledahan di rumah orang tua Koko, tim Densus telah memeriksa Koko di Mako Brimob.

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…