Pemeriksaan paspor warga Malaysia di pondok pesantren Blitar, Rabu (21/10/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Irfan Anshori) Pemeriksaan paspor warga Malaysia di pondok pesantren Blitar, Rabu (21/10/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Irfan Anshori)
Senin, 23 Oktober 2017 07:00 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Sains Share :

TAHUKAH ANDA?
Kenapa Foto Paspor Tak Boleh Senyum? Ini Jawabannya

Hal ini dikarenakan adanya sebuah teknologi biometrik di dalam paspor.

Solopos.com, SOLO – Tahukah Anda kenapa foto paspor tidak boleh menunjukkan ekspresi tersenyum? Ternyata, kebijakan ini diberlakukan lantaran berhubungan dengan teknologi penunjang paspor.

Dilansir Express, Minggu (22/10/2017), ternyata ada sebuah peraturan yang melarang pemilik paspor untuk tersenyum. Hal ini dikarenakan adanya sebuah teknologi biometrik di dalam paspor. Teknologi ini berfungsi untuk mencegah masuknya teroris ke suatu negara dan sudah digunakan sejak belasan tahun lalu.

Setiap negara tentunya memiliki data tersendiri mengenai terorisme. Biasanya ketika seorang wisatawan dari negara lain datang berkunjung, dia harus melewati bagian imigrasi untuk pemeriksaan.

Pada saat itulah foto paspor dicocokkan dengan software yang ada untuk mendeteksi terorisme atau penyalahgunaan paspor.

Teknologi biometrik mampu mengenali 14-20 titik yang ada di wajah seperti tepi hidung, mata, bibir, dan lainnya. Apabila foto paspor tersenyum, maka software sulit untuk mengenali dan bekerja secara efektif. Posisi wajah yang berubah dapat menggeser posisi titik yang terekam.

Maka dari itu, setiap orang yang ingin membuat paspor diwajibkan memiliki pas foto yang netral. Sistem yang terdapat dalam teknologi biometrik bekerja paling baik saat pemilik paspor mempertahankan penampilan santai dan tenang yaitu tidak mengerutkan kening atau tersenyum. Selain itu, rambut juga tidak diperkenankan untuk menutupi wajah.

Pemeriksaan imigrasi biasanya memakan waktu yang tidak sebentar. Sejumlah ahli mulai merancang teknologi baru untuk mempercepat pemeriksaan wisatawan yang datang.

Baru-baru ini, pihak manajemen bandara di Dubai berencana membuat akuarium besar yang berisi ikan virtual. Ikan tersebut nantinya membantu pihak bandara menangkap gambar pengunjung yang datang dan melewati akuarium karena dilengkapi dengan kamera tersembunyi.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…