Warga antre mengambil nasi tumpeng pada Kenduri Cinta Pak Jokowi Mantu saat car free day (CFD), Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (22/10/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Warga antre mengambil nasi tumpeng pada Kenduri Cinta Pak Jokowi Mantu saat car free day (CFD), Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (22/10/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Minggu, 22 Oktober 2017 21:35 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

PERNIKAHAN PUTRI JOKOWI
Warga Solo Kendurenan Sambut Kahiyang Ayu Jadi Manten

Warga Solo mengadakan kendurenan di CFD menyambut acara pernikahan Kahiyang Ayu.

Solopos.com, SOLO — Ratusan pengunjung car free day (CFD) berebut nasi tumpeng di depan Halte Sriwedari, Jl. Slamet Riyadi, Minggu (22/10/2017) pagi. Mereka berlomba-lomba mendapatkan jatah nasi kuning dalam tumpeng yang disediakan dalam kegiatan kenduri untuk mendoakan kelancaran acara pernikahan Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Kenduri menyambut hajatan Presiden mantu tersebut diadakan Republik Aeng Aeng bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo. Sebanyak 15 tumpeng mereka bagikan kepada para pengunjung CFD.

Kakak ipar Presiden Jokowi, Haryanto, ikut menikmati sajian nasi kuning di acara itu. Ketua PHRI Solo, Abdullah Soewarno, menyebut tumpeng dalam tradisi Jawa biasa disediakan masyarakat saat menggelar selamatan. (Baca: 30 Pesawat Carter Mendarat di Solo saat Pernikahan Kahiyang)

Selamatan diadakan masyarakat Jawa saat menghadapi suatu event penting. Oleh karena itu, Abdullah menyampaikan penyediaan tumpeng di arena CFD kali ini dilakukan sebagai upaya memohon kepada Tuhan agar acara pernikahan putri Presiden bisa berjalan lancar.

“Tujuan kami menyediakan tumpeng kali ini, pertama mangayubagyo Presiden akan mantu lagi. Kedua, tumpengan itu dalam filosofi Jawa adalah slametan [selamatan]. Slametan diadakan juga dalam rangka menghadapi event penting bagi masyarakat Jawa supaya nanti acara bisa selamat dan lain sebagainya,” kata Abdulllah saat ditemui Solopos.com di sela-sela acara.

Abdullah menyampaikan penyelenggaraan acara pernikahan Kahiyang dengan Bobby Nasution di Graha Saba Buana pada 8 November mendatang berdampak positif terhadap kehidupan ekonomi di Kota Solo. Dia mencontohkan banyak hotel di Solo kini telah menerima pesanan kamar dari para calon tamu pernikahan Putri Presiden.

Abdullah mengatakan hotel-hotel bintang tiga ke atas di Kota Solo kini sudah mulai dibanjiri pesanan sewa kamar untuk penggunakan pada 6-9 November 2017. Bahkan ada hotel bintang lima di Solo yang kini sudah menutup pemesanan untuk empat hari tersebut karena kamar sudah penuh dipesan.

“Hotel bintang 3 ke bawah termasuk yang nonbintang pasti ikut ramai. Mereka kedatangan masyarakat luar yang datang ke Solo karena ingin menyaksiakan acara pernikahan putri Presiden. Kalau hotel bintang tiga sampai lima rata-rata kan menampung pejabat,” jelas Abdullah.

Ketua Kadin Solo, Sri Haryanto yang akrab disapa Gareng, juga menilai penyelenggaraan acara pernikahan Putri Presiden di Solo berdampak baik terhadap kehidupan ekonomi pelaku usaha atau masyarakat Solo. “Saya mewakili masyarakat berdoa supaya wisata-wisata di Solo bergulir luar biasa, mulai dari wisata kulier hingga sektor angkutan yang bisa berjalan dengan biak. Semoga semuanya berjalan aman dan tenteram saat digelar acara pernikahan putri Bapak Presiden Jokowi pada bulan depan,” jelas Gareng.

Presiden Republik Aeng Aeng, Mayor Haristanto, mengatakan kegiatan kenduri yang diberi tajuk Kenduri Cinta Pak Jokowi Mantu tersebut diadakan untuk menyambut untuk mengajak masyarakat bersuka cita menyambut dan berdoa agar acara pernikahan Kahiyang dengan Bobby Nasution berjalan lancar.

Dia menjelaskan 15 tumpeng yang dibagikan kepada pengunjung CFD merupakan sumbangan berbagai pihak, antara lain Hotel Lorin, Syariah Hotel Lorin, Sahid Jaya Hotel, Grand Sae Hotel, Sala View Hotel, Hotel Dana, Amarelo Hotel, Aston Hotel, Grand Hap Hotel, Tosan Solo Baru, termasuk STIE Solo.

 

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…