Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Istimewa) Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Istimewa)
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:00 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Warga Bungkam, Ini Kata Polisi Soal Penyerangan Misterius di Teras Boyolali

Tak banyak informasi tentang penyerangan misterius yang terjadi di Teras Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI — Penyerangan terhadap rumah milik warga bernama Setyo Laksono alias Koplo di Dukuh Tegalan, Desa/Kecamatan Teras, Boyolali, Sabtu (21/10/2017) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, tak banyak diperbincangkan warga setempat. Diduga, ini adalah buntut perselisihan yang terjadi sebelumnya.

Peristiwa itu menyebabkan empat orang mengalami luka dan sebuah mobil Honda Jazz rusak. Meski demikian, warga setempat enggan buka suara soal kejadian itu.

Sejumlah warga yang ditemui Solopos.com di lokasi enggan memberikan informasi. “Langsung saja ke Polsek [Polsek Teras] atau ke Polres saja,” ujar salah satu warga yang enggan menyebut namanya, Sabtu.

Sementara itu, Kapolres AKBP Aries Andhi mengonfirmasi peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian itu merupakan buntut dari perselisihan yang terjadi pekan lalu. Namun Kapolres tidak menjelaskan lebih lanjut tentang hal itu.

“Dampak perselisihan pekan lalu. Pelaku sudah ditahan,” ujarnya melalui pesan singkat tanpa menjelaskan siapa dan berapa jumlah pelaku yang ditahan tersebut. Baca juga: 2 Menit, Sekelompok Orang Serang Rumah & Bakar Mobil di Teras Boyolali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan sejak lama kediaman Setyo Laksono kerap dijadikan tempat nongkrong oleh teman-temannya. Bahkan mereka juga kerap tidur di teras rumah tersebut.

Saat peristiwa terjadi, di luar rumah Setyo juga ada beberapa rekannya yang sedang tidur di teras rumah. Tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal datang dengan menumpang beberapa sepeda motor dan sebuah mobil.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…