Warga menonton bus Kawan Lama yang terguling di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Sabtu (21/10/2017). Sebanyak 62 orang anggota rombongan peziarah asal Desa Sinoman, Kecamatan/Kabupaten, Pati yang menumpang bus itu selamat. (Istimewa/warga) Warga menonton bus Kawan Lama yang terguling di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Sabtu (21/10/2017). Sebanyak 62 orang anggota rombongan peziarah asal Desa Sinoman, Kecamatan/Kabupaten, Pati yang menumpang bus itu selamat. (Istimewa/warga)
Sabtu, 21 Oktober 2017 13:35 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

KECELAKAAN BOYOLALI
Hindari Tabrakan, Bus Peziarah Asal Pati Terguling di Ladang

Kecelakaan Boyolali terjadi di Nogosari.

Solopos.com, BOYOLALI — Bus Kawan Lama yang mengangkut 62 anggota rombongan peziarah asal Desa Sinoman, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terguling di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Sabtu (21/10/2017). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun solopos.com, rombongan berangkat dari desa mereka Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB menumpang bus berpelat AA 1400 BD tersebut. Mereka akan menuju tempat ziarah di Bayat (Klaten) dan Yogyakarta.

Bus yang dikemudikan Markum, 41, itu mengambil jalan alternatif melalui Nogosari, Boyolali. Sesampainya di lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, di depan bus dari arah berlawanan ada anak-anak sekolah mengendarai sepeda sambil bercanda. Saat itu, salah satu anak tiba-tiba kehilangan kendali dan oleng ke kanan.

“Di depan bus ada anak-anak sepedaan sambil gojek-gojek. Salah satunya kok oleng ke kanan sehingga saya refleks menghindar agar tidak menabrak. Kalau tidak menghindar, mereka kena [tertabrak bus],” ujar Markum.

Saat menghindar itulah Markum refleks mengambil keputusan banting setir ke arah kiri sehingga bus masuk ke ladang warga. Namun nahas, ketinggian antara jalan dan ladang berbeda sehingga bus akhirnya terguling. “Kebetulan laju bus kami pelan, sekitar 40 km/jam. Tapi karena ada perbedaan ketinggian, ya akhirnya [bus] terguling,” imbuhnya.

Salah satu penumpang bus yang saat itu duduk di barisan bangku depan, Sarbini, mengatakan hal senada dengan sopir. “Tadi di depan [bus] ada anak-anak naik sepeda sambil gojek. Terus salah satunya oleng ke kanan sehingga bus menghindar ambil kiri dan akhirnya terguling,” ujarnya.

Rombongan peziarah itu pun memutuskan kembali ke kampung halaman, urung melanjutkan perjalanan ziarah mereka.

Sementara itu, pengguna sepeda dikabarkan terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit di Kartasura, Sukoharjo.

Kasatlantas Boyolali AKP Marlin S Payu mewakili Kapolres AKBP Aries Andhi mengatatakan pengendara sepeda tidak mengalami luka. “Sudah saya cek langsung ke rumah sakit, anaknya tidak apa-apa. Lecat pun tidak,” kata Marlin.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…