Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Rabu, 18 Oktober 2017 16:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

LIGA 2
Jelang 8 Besar, Persis Solo Diterpa Badai Sanksi

Liga 2 diwarnai dengan Persis Solo yang mendapat banyak sanksi.

Solopos.com, SOLO – Persis Solo mendapat banyak sanksi jelang bergulirnya babak 8 besar Liga 2. Persis kembali mendapat sanksi dari Komisis Disiplin PSSI, imbas dari pertandingan melawan Cilegon United di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, pada babak 16 besar lalu.

Hukuman untuk Persis itu baru diterima pada Selasa (17/10/2017) malam WIB, melalui email resmi. Surat pemberitahuan sanksi dari komdis tersebut sesuai hasil sidang komdis pada 12 Oktober 2017 lalu. Sederet sanksi baru pun diterima Persis padahal hasil banding untuk mantan pelatih mereka Widyantoro juga belum keluar.

Seperti diketahui, Wiwid dihukum PSSI dengan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan. Wiwid dianggap telah berlaku tak baik kepada wasit saat Persis menghadapi Cilegon United. Akibatnya, Persis pun akhirnya menonaktifkan Wiwid dan menggantinya dengan Freddy Muli.

Namun tak hanya hukuman itu yang didapat Persis. Dikutip dari situs resmi klub yakni Persis-solo.id, Rabu (18/10/2017), kelompok suporter Persis Pasoepati dan sederet pemain juga mendapat hukuman.

Pasoepati dianggap bersalah karena masuk ke dalam lapangan saat pertandingan melawan Cilegon United. Akibatnya, Laskar Sambernyawa dihukum dengan denda senilai Rp33.750.000. Dalam hukuman ini, Persis bisa mengajukan banding.

Sementara itu, pemain-pemain yang mendapat sanksi dari Komdis PSSI adalah Hendri Aprilianto, Agung Supriyanto, Irkham Zahrul, dan M. Wahyu. Mereka dianggap melakukan pengejaran dan pendorongan terhadap wasit. masing-masing pemain pun dihukum larangan sekali bertanding dan denda Rp10 juta. Untuk sanksi pemain ini, Persis tak bisa mengajukan banding.

Di sisi lain, hukuman untuk Widyantoro pun ditambah. Setelah sebelumnya disanksi larangan beraktivitas di sepak bola naungan PSSI selama 12 bulan, kini Wiwid dilarang beraktivitas selama 18 bulan. Namun dalam sanksi ini, Persis kembali bisa mengajukan banding.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…