Chairul Huda berfoto bersama Samsul Arif Munip (Instagram) Chairul Huda berfoto bersama Samsul Arif Munip. (Istimewa/Instagram)
Selasa, 17 Oktober 2017 12:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

Pesan Terakhir Choirul Huda Sebelum Meninggal

Dunia sepak bola Indonesia masih berduka dengan meninggalnya kiper Persela Lamongan, Chairul Huda.

Solopos.com, LAMONGAN – Sebelum tutup usia, kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, sempat memberikan nasehat untuk timnya. Kapten utama tim dengan sebutan Laskar Joko Tingkir itu meminta timnya tidak meremehkan dan tidak saling menyalahkan.

Informasi mengenai pesan terakhir Choidul Huda itu diunggah rekan setim Huda, Samsul Arif Munip, di akun instagram @samsul_munip, Minggu (15/10/2017). “Jangan meremehkan [lawan]. Jangan saling menyalahkan. Yakin kita menang,” tulis @samsul_munip. Penyerang Persela Lamongan itu mengungkapkan bahwa nasehat itu adalah pesan terakhir Huda sebelum pertandingan.

“Selamat jalan kapten. Semoga khusnul khotimah,” tambah @samsul_munip.

Seperti diketahui, Huda tampil seperti biasa di pertandingan lanjutan Liga 1 antara Persela Lamongan vs Semen Padang, Minggu (15/10/2017) sore di Stadion Surajaya, Lamongan. Di menit ke-44 terjadi insiden tabrakan yang melibatkan Huda, bek Persela  Ramon Rodriguez, dan penyerang Semen Padang Marcel Sacramento.

Tabrakan itu mengakibatkan Huda kesakitan dan pingsan. Meski sudah mendapat pertolongan pertama dan segera dilarikan ke rumah sakit, nyawa Huda tak tertolong.

Pesan terakhir Huda kepada timnya itu direspons warganet dengan ucapan belasungakwa. “Turut berduka cita atas kepergian legenda Persela sekaligus kapten tim. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan segala dosanya diampunkan,” tulis @rachmadi.1933.

“Amin, legend one club, kau tetapLa Mania,” tulis @bro_jun22.

“Kami semua warga Lamongan selalu mendoakanmu tenang di alam sana. Khusnul Khotimah sampean Cak,” tulis @ingkek05.

“Respect Bang Samsul, saya sebagai bobotoh turut berduka cita,” tulis @dickyzaelani05_official.

“Masih sedih dengan kepergian Huda. Selamat jalan kawan, semua doa tebaik untukmu,” tulis @miftafim.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…