Polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan saksi di Pantai Samas, Senin (16/10/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja) Polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan saksi di Pantai Samas, Senin (16/10/2017). (Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 17 Oktober 2017 16:40 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Koboi Samas Akhirnya Ditangkap

Polisi menangkap penembak brutal di Pantai Samas.

Solopos.com, BANTUL— Sempat jadi buron, pelaku penembakan terhadap wisatawan di Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Minggu (15/10/2017), akhirnya tertangkap. Pelaku yang bernama Eko Dwi Prasetya, 34, warga Kulonprogo itu ditangkap oleh jajaran Reskrim Polres Bantul, Senin (16/10/2017) di sekitar Balai Desa Patalan, Kecamatan Jetis.

Kanit Buru Sergap (Buser) Polres Bantul Ipda Supriyadi membenarkan kabar penangkapan itu. Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait motif aksi koboinya yang melukai seorang wisatawan di Pantai Samas. “Motifnya masih terus kami dalami,” katanya, Senin.

Dikatakannya, pengejaran terhadap pelaku dilakukannya beberapa saat setelah kejadian. Berbekal petunjuk dari plat nopol Mobil Avanza warna putih yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya, ditambah dengan keterangan dari sejumlah saksi mata polisi terus melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku. “Pelaku akhirnya berhasil kami bekuk di Patalan,” ucap Supriyadi.

Kanit Reskrim Polsek Sanden Aiptu Purwanto menjelaskan, aksi koboi itu dilakukan pada Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB, ketika pelaku berwisata ke Pantai Samas bersama anaknya dengan mengendarai Mobil Toyota Avanza warna putih bernopol AB 1094 YY. Saat turun dari mobilnya, ada mobil lain yang nyaris menabrak anak dari pemuda yang pernah tinggal di kawasan objek wisata (obwis) Pantai Samas itu. “Meski sudah minta maaf, pengemudi mobil itu tetap kena marah oleh pelaku, bahkan ada yang melihat pelaku sempat memukul.

Malas ribut, pengemudi itu pergi,” kata Purwanto, Senin.
Setelah melakukan pemukulan, pelaku yang saat itu tengah menenteng senapan angin lantas menuju ke rumah temannya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak lama, melepaskan tembakan acak di sekitar terminal. Alhasil, seorang wisatawan bernama Ribut Ahmad Fauzan, 53, warga Tlogorejo, Desa Karanggeneng, Temanggung, Jawa Tengah, terkena peluru pada bagian pelipis mata kiri.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku lantas menuju ke Pantai Goa Cemara. Keributan pun kembali terjadi saat mobilnya berpapasan dengan rombongan mobil mahasiswa. “Meski tahu jalanan sempit, pelaku tetap saja tak mau mengalah. Pelaku lantas kembali bikin onar dengan mengancam akan menembak dengan menggunakan senapan angin,” ucapnya lagi.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengaku prihatin dengan penyerangan yang dialami wisatawan. Di tengah upayanya untuk meningkatkan angka kunjungan pariwisata, ia berharap kejadian itu tak mempengaruhi animo wisatawan untuk datang ke Bantul. “Itulah, kami sangat berharap polisi segera mengungkap kasus ini,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
OPTION EXECUTIVE KTV & BAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Pemerataan Kesejahteraan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (24/10/2017). Esai ini karya Anton A. Setyawan, Doktor Ilmu Manajemen dan dosen di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah anton.setyawan@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO — Tanggal 20 Oktober…