Iphone 8 Plus, Iphone X and Iphone 8. (JIBI/Reuters/Stephen Lam) Iphone 8 Plus, Iphone X and Iphone 8. (JIBI/Reuters/Stephen Lam)
Senin, 16 Oktober 2017 11:45 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Gadget Share :

SENGKETA PATEN
Qualcomm Minta Penjualan Apple di China Dihentikan

Permintaan Qualcomm terhadap pengadilan China lantaran terkait sengketa hak paten.

Solopos.com, CALIFORNIA – Qualcomm terang-terangan meminta China melarang Apple berjualan Iphone lantaran adanya dugaan pelanggaran atas hak kekayaan intelektual. Guna memuluskan langkahnya, Qualcomm pun mengajukan tuntutan hukum.

Tuntutan tersebut ditujukan kepada pengadilan kekayaan intelektual di Beijing, China. Qualcomm mengklaim bahwa Apple telah menyalahgunakan patennya. Selain itu mereka pun meminta dukungannya pada pengadilan setempat.

“Apple menggunakan teknologi yang diciptakan oleh Qualcomm tanpa membayarnya,” ungkap juru bicara Qualcomm, Christine Trimble, dikutip dari Bloomberg, Minggu (15/10/2017).

Pelanggaran kekayaan hak cipta yang dilakukan oleh Apple mencakup tiga paten mencakup manajemen daya dan teknologi layar sentuh yang disebut Force Touch.

“Itu adalah beberapa contoh dari banyak teknologi Qualcomm yang digunakan Apple untuk memperbaiki perangkatnya dan meningkatkan keuntungannya,” kata Trimble.

Sementara itu pihak Apple sendiri mengklaim bahwa mereka tak pernah membahas paten tersebut [dalam perjanjian] bersama Qualcomm. Melalui juru bicaranya, Apple mengaku optimis bahwa tuduhan Qualcomm akan gagal di persidangan.

“Dalam negosiasi bertahun-tahun kami yang terus berlanjut dengan Qualcomm, paten ini tidak pernah dibahas,” kata juru bicara Apple Josh Rosenstock. “Seperti manuver persidangan mereka yang lain, kami yakin upaya hukum terakhir ini akan gagal,” imbuhnya.

Tuntutan yang dilakukan Qualcomm di Beijing tersebut diajukan pada 29 September 2017. Meski demikian, pihak pengadilan masih belum membeberkan tuntutan tersebut kepada publik.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…