Rich East dan kucingnya Willow di salah satu hutan di Australia (Boredpanda) Rich East dan kucingnya Willow di salah satu hutan di Australia (Boredpanda)
Senin, 16 Oktober 2017 14:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Nyeleneh, Pria Ini Ajak Kucingnya Traveling Keliling Benua

Selama 2,5 tahun pria asal Tasmania bersama kucingnya mengelilingi benua Australia.

Solopos.com, SIDNEY – Hidup tak menetap alias no maden sudah banyak menjadi trend  di luar negeri. Salah satunya dilakukan oleh pria asal Hobart, Tasmania, Rich East. Sejak 2,5 tahun lalu Rich memutuskan untuk keluar dari pekerjaan, menjual rumah dan semua asetnya agar bisa berkeliling Australia bersama kucingnya.

Dilansir Boredpanda.com, Sabtu (15/10/2017), Rich memulai gaya hidup tak menetap sejak Mei 2015. “Saya menjual rumah dan semua barang yang kumiliki. Kemudian saya keluar dari pekerjaan. Semua itu saya lakukan agar bisa berkelana seumur hidup,” ucap Rich kepada Boredpanda.

Meski mampu menjual semua barang berharga yang ia miliki, Rich mengaku tak tega meninggalkan kucing peliharaannya, Willow. Oleh karena itu, Rich memutuskan mengajak kucingbetina itu untuk berkelana mengelilingi Australia menggunakan mobil campervan yang dibeli dari hasil menjual barang berharga.

Pada Februari 2017, Rich dan Willow telah mencapai sisi selatan Australia. Si kucing berbulu hitam itu resmi sudah mengunjungi enam negara bagian dan dua teritori di Australia.

“Saya tak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika dulu saya memutuskan tak mengajak Willow. Kami mencapai banyak hal bersama-sama,” tambah Rich. Dalam ceritanya kepada Boredpanda, Rich dan Willow sudah pernah berlayar di Great Barrier Reef hingga mendaki beberapa gunung. Diperkirakan Rich dan Willow telah menempuh jarak lebih dari 50.000 km.

Willow saat beristirahat di Campervan (Boredpanda)

Willow saat beristirahat di Campervan (Boredpanda)

Selama perjalanan Willow dibekali kalung pelacak. Hal itu membuat Rich lebih tenang apabila Willow ingin mengelilingi daerah tempat mereka berhenti untuk sementara waktu. “Willow sangat jarang saya tali, kucing itu selalu penasaran dengan tempat baru, ia lebih senang berkeliling. Kalau dia berniat mendaki, saya bisa langsung menjemputnya,” jelas Rich.

Bulan Oktober ini Rich dan Willow sudah dalam perjalanan kembali ke kampung halaman di Tasmania. Meski demikian, Rich menyatakan itu bukan perjalanan pulang, ia belum ada rencana untuk berhenti berkelana dalam waktu dekat. “Kami sudah beradaptasi dengan gaya hidup no maden dan itu adalah hidup kami sekarang. Kami harus memilih apa yang membuat kami bahagia. Kalau masih bisa terus berkelana, mengapa berhenti? ” ucap Rich.

~ M I L E S T O N E ~ After 658 days of travel, leaving our hometown in May 2015, this little black adventure cat has achieved what some house cats could only dream of. As of this morning we have now finally passed into South Australia after 7 months in Western Australia. This marks Willow’s official completion of visiting all 6 states and 2 territories of Australia! This is what is known in Aussie adventure cat slang as a Purrfect Eight. I would like to thank everyone who has joined us on our journey thus far and to everyone who has followed our trip on instagram and facebook. But it’s not over yet! We have no intention of stopping any time soon so rest assured that little paw prints will continue to be pressed all over this great Southern land. Happy trails – Rich ( Willow’s chauffeur, cuddle provider, and snack time attendant ).

A post shared by Rich & Willow – travelling cat (@vancatmeow) on

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…