Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan meneropong menggunakan tangan seusai memberikan hak pilih pada Pilkada Jakarta putaran kedua di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (19/4/2017). (JIBI/Solopos/Antara/M. Agung Rajasa) Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan meneropong menggunakan tangan seusai memberikan hak pilih pada Pilkada Jakarta putaran kedua di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (19/4/2017). (JIBI/Solopos/Antara/M. Agung Rajasa)
Minggu, 15 Oktober 2017 18:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Politik Share :

Mau Jadi Gubernur, Anies Baswedan Sebut Pelantikannya Awal Perubahan Indonesia

Anies Baswedan menyebut, setelah pelantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, perubahan Indonesia dimulai.

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menyampaikan bahwa begitu dilantik, dia akan bekerja keras dengan wakilnya Sandiaga Uno untuk menunaikan setiap janji-janji kampanye. Ada 23 poin janji yang telah disampaikan pada saat berkeliling selama masa kampanye Pilkada Jakarta.

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara selametan, doa, dan harapan yang digelar oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjelang pelantikan Anies dan Sandiaga sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Kami ingin mengeksplisitkan, kita ingin 23 janji ini dilaksanakan, kami tidak kerja berdua, kita kerja bersama-sama, seluruh komponen mari kita bersam-sama agar fase itu bisa terlaksana bersama,” kata Anies di di di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (15/11/2017).

Anies menjelaskan pelantikan yang akan dihelat di Istana Kepresidenan pada Senin (16/10/2017) besok merupakan awal dari perjuangan. Melalui pelantikan itu pula, katanya, perubahan Indonesia dimulai karena Jakarta ibu kota.

“Besok adalah fase baru sebuah perjuangan, bukan hanya orang Jakarta, ini adalah ibu kota, milik seluruh warga Indonesia. Kita kirimkan pesan bahwa setelah 16 Oktober perubahan di Indonesia akan dimulai,” pungkasnya.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…