Choirul Huda (Twitter)
Minggu, 15 Oktober 2017 19:46 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

KABAR DUKA
Tragis! Ini Detik-Detik Benturan yang Bikin Choirul Huda Tak Sadarkan Diri

Dunia sepak bola Indonesia berduka dengan meninggalnya kiper Persela Lamongan, Chairul Huda.

Solopos.com, LAMONGAN –  Pertandingan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur antara Persela Lamongan vs Semen Padang meninggalkan berita duka. Penjaga gawang Persela, Choirul Huda meninggal dunia setelah tak sadarkan diri akibat benturan.

Dalam video Detik-Detik Insiden Tabrakan Kiper Persela Lamongan Choirul Huda yang diunggah di saluran Youtube tvOneNews, Minggu (15/10/2017), benturan terjadi pada menit ke-44. Bola tandukan salah satu pemain Semen Padang memantul liar di areal gawang Huda. Sang kiper berniat menjemput bola, dari arah berlawanan, penyerang Semen Padang Marcel Sacramento dan bek Persela Ramon Rodriguez juga berniat menyambar bola.

[Baca: Kiper Persela Meninggal Dunia]

Akhirnya benturan ketiga pemain tersebut tak terhindarkan. Tampak dalam replay,  Huda berbenturan dengan Rodriguez setelah beberapa mili-detik sebelumnya berhasil membelokkan arah bola. Huda sempat duduk menahan sakit, namun tak lama setelahnya ia seperti pingsan. Tim medis pun berlarian mengangkat Huda menggunakan tandu.

Huda sempat mendapat bantuan menggunakan alat bantu pernapasan di pinggir lapangan, namun tak lama setelahnya ia dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulan yang sudah bersiap. Huda dilarikan ke RSUD dr. Soegiri, namun nyawanya tak tertolong.

Kabar meninggalnya Choirul Huda tak butuh waktu lama untuk viral. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Minggu pukul 19.20 WIB, nama Choirul Huda menjadi trending topic Indonesia di Twitter. Lebih dari 31.000 warganet mencuitkan nama Huda sebagai rasa bela sungkawa.

Huda dijuluki sebagai one man one club karena sejak awal kariernya di dunia sepak bola profesional hingga ia tutup usia hanya Persela Lamongan yang pernah ia bela. Pria kelahiran 38 tahun lalu itu pertama kali membela Persela pada 1999. Pada 2003 Huda turut serta membawa Persela Lamongan memasuki liga utama hingga sekarang.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…