Petugas Satlantas Polresta Solo meminta pengendara menunjukkan kelengkapan surat kendaraan mereka di arena CFD Jl. Slamet Riyadi Solo, Minggu (15/10/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Petugas Satlantas Polresta Solo meminta pengendara menunjukkan kelengkapan surat kendaraan mereka di arena CFD Jl. Slamet Riyadi Solo, Minggu (15/10/2017) pagi. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Minggu, 15 Oktober 2017 14:35 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

CFD SOLO
4 Motor Disita Polisi karena Bandel Masuk Jalur Lambat Slamet Riyadi

Para petugas Dishub dan Satlantas Solo dikerahkan untuk menertibkan pengendara bandel di CFD.

Solopos.com, SOLO — Petugas Satlantas Polresta Solo menyita empat sepeda motor milik pengendara yang bandel masuk jalur lambat Jl. Slamet Riyadi Solo saat berlangsung car free day (CFD), Minggu (15/10/2017).

Selain karena bandel masuk jalur lambat, pengendara empat sepeda motor itu tidak membawa surat dan kelengkapan berkendara seperti SIM, STNK, dan lainnya.

Kasi Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas Dishub Solo, Andri Wahyudi, menjelaskan dalam operasi pagi itu tim gabungan memberikan surat tilang kepada 27 pengendara motor karena kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Dari kasus pelanggaran tersebut, tim gabungan membawa barang bukti berupa 22 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), 1 Surat Izin Mengemudi (SIM), dan sepeda sepeda motor. Dia menjelaskan empat sepeda motor harus diangkut petugas karena pengendaranya tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK saat diperiksa petugas.

Pantauan Solopos.com, Minggu, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bekerja sama dengan Satlantas Polresta Solo mengintensifkan sosialisasi kebijakan steril parkir dan kendaraan bermotor melintas di jalur lambat Jl. Slamet Riyadi saat CFD Minggu pagi.

Petugas Dishub dan personel Satlantas Polresta harus bekerja keras mencegah setiap pengendara sepeda motor yang masuk jalur lambat Jl. Slamet Riyadi di pertigaan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Solo. Petugas menyuruh para pengendara sepeda motor dari arah utara (Jl. Dr. Supomo) putar balik agar tidak mengganggu aktivitas pengunjung CFD yang beraktivitas di jalur lambat.

Jika ingin masuk arena CFD Jl. Slamet Riyadi, para pengendara sepeda motor diminta parkir di lokasi parkir di luar jalur lambat. Berbeda dengan pengendara dari arah utara yang hanya diminta putar balik, pengendara sepeda motor dari arah barat maupun timur yang terlanjur masuk jalur lambat Jl. Slamet Riyadi harus diperiksa kelengkapan dokumen kendaraan dan syarat lalu lintas lainnya oleh petugas di depan Gedung Pengadilan Negeri Solo.

Pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas seperti tidak membawa SIM, STNK, tidak mengenakan helm, mengendarai sepeda motor tidak sesuai standar langsung diberi surat tilang oleh personel Satlantas Polresta. Mereka juga diberi pemahaman agar tidak lagi melewati jalur lambat Jl. Slamet Riyadi saat dilaksanakan kegiatan CFD.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Sri Baskoro, mengatakan Dishub bersama Satlantas Polresta kali ini terjun ke arena CFD untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas di arena CFD Jl. Slamet Riyadi. Selagi petugas Dishub menyosialisasikan kebijakan steril parkir dan kendaraan di jalur lambat Jl. Slamet Riyadi, personel Satlantas menindak para pengunjung CFD yang kedapatan tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Dia mengatakan ketertiban lalu lintas di arena CFD harus dijaga betul untuk menunjang suasana aman dan nyaman di area bebas kendaraan itu. “Umur CFD di Solo sudah delapan tahun. Ketertiban lalu lintas di arena CFD harus terus dijaga, jangan sampai jelek. Kali ini kami bersama Satlantas Polresta Solo melakukan edukasi soal kebijakan lalu lintas di arena CFD,” jelas Baskoro saat ditemui Solopos.com di halaman Gedung PN Solo, Minggu.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Lantas Polresta Solo, Iptu Bambang Subekti, mengatakan petugas Satlantas Polresta Solo akan rutin terjun ke arena CFD untuk operasi ketertiban lalu lintas. Dia menyebut operasi digelar di lokasi berbeda atau berpindah-pindah.

Setelah dari Kantor PN Solo, petugas Satlantas Polresta Solo bisa saja menggelar operasi di lokasi tersebut lagi atau bisa juga geser ke sisi timur maupun barat. Bambang menyebut Satlantas Polresta selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan dan perlengkapan kendaraan, juga akan melakukan sosialisasi seputar kebijakan steril parkir dan kendaraan di jalur lambat kepada masyarakat di arena CFD.

“Kami kali ini melaksanakan pembinaan, pengarahan, pemberian saran, dan penindakan kepada masyarakat di arena CFD. Yang kami tindak kali ini adalah adik-adik atau para pengguna sepeda motor yang enggak pakai perlengkapan terutama helm maupun surat-surat kendaraan,” jelas Bambang.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…