Ribuan peserta mengikuti lomba lari bertajuk Baron 10 K di kawasan Pantai Baron, Gunungkidul, Minggu (1/10/2017). (Anton Wahyu Prihartono/JIBI/Harian Jogja) Ribuan peserta mengikuti lomba lari bertajuk Baron 10 K di kawasan Pantai Baron, Gunungkidul, Minggu (1/10/2017). (Anton Wahyu Prihartono/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 14 Oktober 2017 09:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Ajang Baron 10K Siap Go Internasional

Selain sebagai ajang mencari bibit daerah, lomba  ini juga sebagai sarana mengenalkan sektor pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Keberhasilan menyelenggarakan event Baron 10K di awal Oktober ini menimbulkan optimisme tinggi di kalangan Pemkab Gunungkidul. Direncanakan lomba yang terselenggara sejak 2013 lalu akan ditingkatkan dari event bertaraf nasional menjadi internasional.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku puas dengan kegiatan lomba lari Baron 10 K di Desa Kemadang, Tanjungsari, beberapa waktu lalu. Keberhasilan dalam penyelenggarakan menjadi penyemangat untuk kegiatan di tahun-tahun berikutnya agar lebih baik lagi.

Dia pun berjanji akan terus meningkatkan kualitas dalam perlombaan. “Tahun depan masih akan kami coba, tapi yang jelas even Baron 10K di 2019 mendatang sudah harus menjadi even lomba lari berskala internasional,” kata Bahron kepada Harian Jogja, Jumat (13/10/2017).

Ia mengatakan, penyelenggaraan Baron 10K memiliki banyak manfaat. Selain sebagai ajang mencari bibit daerah, lomba  ini juga sebagai sarana mengenalkan sektor pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul. “Oleh karenanya, kami akan terus meningkatkan kualitas dalam pelaksanaan lomba karena Baron 10K memiliki banyak manfaat,” tutur mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono. Ia mengatakan, Baron 10K yang diselenggarakan pada Minggu (1/10/2017) lalu sudah mulai dikenal oleh atlet tingkat internasional. Bahkan, beberapa atlet dari luar negeri ingin berpartisipasi. Namun, dikarenakan event lomba masih bertaraf nasional maka para atlet ini belum bisa mengikuti.

“Ini menjadi salah satu catatan kami, tapi juga menjadi penyemangan untuk menyelenggarakan even sampai di tingkat internasional,” kata Hary.

Dia mengungkapkan, penyelenggaraan di tahun ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi agar Baron 10K dapat terus ditinggkatkan, mulai dari pelaksanaan, jumlah peserta hingga tingkatan dalam lomba. “Penyelenggaran tahun ini sudah bagus dan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, tetap ada beberapa catatan yang harus diperbaiki untuk penyelenggaraan yang lebih baik lagi,” tutur mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…