Pelatihan UMKM Para pelaku usaha mengikuti pelatihan Tranformasi UMKM Kota Jogja menjadi Creativepreneur yang diselenggarakan KPP Pratama Kota Jogja di Rumah Kreatif Jogja, Rabu (11/10/2017). (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Jumat, 13 Oktober 2017 07:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

UMKM, Investasi Untuk Masa Depan

Pelatihan ini tidak semata berbicara masalah perpajakan tetapi bagaimana UMKM berkembang dari usaha mereka

Solopos.com, JOGJA-Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipandang sebagai pemegang masa depan. Oleh karena itu, perkembangan mereka harus selalu didukung.

Kepala KPP Pratama Jogja Agung Prabowo mengatakan, UMKM adalah investasi pemerintah untuk masa depan. Dengan pembekalan berupa pelatihan, nantinya UMKM bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi yang sebagian hasilnya bisa disetorkan negara melalui pajak. Salah satu upayanya melalui kegiatan pelatihan Tranformasi UMKM Kota Jogja menjadi Creativepreneur.

Pelatihan ini tidak semata berbicara masalah perpajakan tetapi bagaimana UMKM berkembang dari usaha mereka. “Pendekatan terbalik ini diharapkan bisa memberikan pemahaman bahwa membayar pajak merupakan bagian dari berkembangnya suatu usaha,” kata Agung.

Baca juga : KPP Pratama Jogja Dorong UMKM Berpikir Kreatif

Ia mengakui, UMKM di Jogja banyak yang belum paham tentang pajak. Hal yang terbesit dalam pikiran UMKM saat membuka usaha hanya hal mendesak seperti perizinan. Padahal, perpajakan juga menjadi bagian vital yang harus dipenuhi kalangan pengusaha.

Sementara, salah satu narasumber Rifzika Livia selaku Ketua DPC Perwira Jogja menanggapi positif adanya pelatihan ini. Pelatihan ini bisa untuk meningkatkan keberanian UMKM dalam mengembangkan usaha. Kerap kali ditemuinya ada pelaku usaha yang takut mengembangkan usaha dan terlalu berpikir panjang. “Kalau sudah memutuskan buka usaha ya kita harus siap memulai dan siap jatuh,” kata dia.

Pada era digital saat ini, UMKM juga dituntut untuk bisa mengikutinya. “Jika ingin naik kelas ya kita harus ikuti perkembangan zaman,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

PROSTITUSI SEMARANG
Isu Penutupan Kian Santer, SK Sepi

Prostitusi di Semarang, salah satunya terpusat di kawasan Resosialisasi Argorejo atau Sunan Kuning (SK). Solopos.com, SEMARANG — Kebijakan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan Indonesia Bebas Prostitusi 2019 rupanya tak dianggap isapan jempol oleh penghuni Resosialisasi Argorejo atau Sunan Kuning…