Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (Twitter.com-Kominfo_jtg) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. (Twitter.com-Kominfo_jtg)
Jumat, 13 Oktober 2017 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PENDIDIKAN JATENG
Gubernur Apresiasi Metode Padukan Alquran dan Iptek ala Pesantren

Pendidikan dengan kekayaan metode pembelajaran ala pondok pesantren di Jateng membikin Gubernur Ganjar Pranowo kagum dan bangga.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi metode pembelajaran di pondok pesantren yang memadukan ayat-ayat Alquran dengan ilmu pengetahuan modern. Kekayaan metode pembelajaran ala pondok pesantren dalam khazanah pendidikan di Jateng itu membikin Gubernur Ganjar kagum dan bangga.

“Inovasi dalam bidang pendidikan itu akan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, tidak hanya dari segi akhlak, namun juga dari segi pengetahuan kealaman dan teknologi,” katanya di Kota Semarang, Jateng, Kamis (12/10/2017).

Ganjar Pranowo berkeyakinan metode pembelajaran yang mengintegrasikan ajaran agama Islam dengan ilmu pengetahuan itu akan melahirkan ulama-ulama yang memiliki spesialisasi di bidang iptek yang mempunyai basis Alquran, kedalaman filosofis, dan keluhuran akhlak.

Lebih membanggakan, kata dia, pondok pesantren yang menerapkan metode belajar dalam pendidikan ala pondok pesantren di Jateng tersebut juga menerapkan bahasa Arab dan Inggris sebagai alat komunikasi, dan juga alat analisis dalam penalaran ayat-ayat Alquran. “Setelah lulus nanti para santri memiliki kemampuan penguasaan dua bahasa asing,” ujarnya.

Ganjar berharap lulusan SMA dan sekolah sederajat di Provinsi Jawa Tengah minimal menguasai satu bahasa asing sehingga memiliki daya saing tinggi saat berkompetisi dalam dunia internasional. “Saya juga berharap metode ini diterapkan dan direplikasikan atau dibagikan kepada sekolah-sekolah lain sehingga akan tercipta lebih banyak lagi generasi muda yang berkualitas di bidang keilmuwan dan memiliki karakter yang kuat,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
OPRASIONAL,PEMASARAN,ADMIN HR,OFFICE BOY/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…