Situs nikahsirri.com
Jumat, 13 Oktober 2017 17:00 WIB Juli ER Manalu/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Pemilik Situs Nikahsirri.com Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Polisi menyebut Aris Wahyudi membuat situs nikahsirri.com karena terdorong terdesak kebutuhan ekonomi keluarga.

Solopos.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengaku belum menerima permohonan penangguhan penahanan dari Aris Wahyudi, tersangka kasus situs nikahsirri.com.

Aris sendiri saat ini diduga melanggar Pasal 44 UU No. 44/2008 tentang Pornografi.

“Itu [pengajuan penangguhan penahanan] hak mereka silakan ajukan saja. Mengajukan saja belum,” katanya ketika ditanya apakah pihaknya akan mengizinkan penangguhan penahanan tersebut, Jumat (13/10/2017).

Namun, kata Argo, kalaupun pihak Aris mengajukan penangguhan penahanan, keputusan untuk mengabulkan atau tidak, ada di tangan penyidik.

Sebelumnya, pengacara Aris, Henry Indraguna, mengatakan pihaknya telah mengajukan penangguhan penahanan dengan alasan bahwa kliennya tidak akan melarikan diri dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Adapun tindakan Aris, menurutnya, didorong keadaan ekonomi yang sulit sehingga harus memutar otak demi menghidupi istri dan ketiga anaknya. “Desakan ekonomi betul, sangat tedesak. Makan juga susah. Kebetulan dia hanya punya kemampuan IT, munculah ide website nikahsirri,” katanya.

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…