Ilustrasi menelepon (JIBI/Solopos/Reuters/Aly Song) Ilustrasi menelepon (JIBI/Solopos/Reuters/Aly Song)
Jumat, 13 Oktober 2017 14:20 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Order Fiktif Melalui Telepon Meneror Warung Makan di Bantul

Pesanan makanan fiktif terjadi di Kedungbule, Trimurti, Srandakan, Kamis (12/10/2017)

 
Solopos.com, BANTUL- Pesanan makanan fiktif terjadi di Kedungbule, Trimurti, Srandakan, Kamis (12/10/2017). Kejadian tersebut terjadi tiga kali di hari yang sama, dan penjual diminta mengantarkannya ke Kantor Kecamatan Srandakan.

Menurut Camat Srandakan Sukirno tidak ada yang memasan makanan tersebut dari kecamatan. “Semua staff telah saya kumpulkan sebelum absen pulang saya pastikan tidak ada yang pesan,” ujarnya.

Makanan yang dipesan tersebut berupa snack sejumlah 16 kotak dipagi hari, nasi box sejumlah 16 di siang, dan sate sejumlah 12 porsi. Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan ke Polsek Srandakan.

Menurut penjual sate yang mendapat orderan terakhir Parilah mengatakan bahwa dirinya ditelpon hingga tiga kali. “Tadi ditelpon sekitar jam 14.00 sampe beberapa kali, ngeburu-buru gitu karena saya sendiri tidak ada anak saya,” kata Parilah.

Setelah membuatkan sate itu Parilah mengantarkan ke kecamatan, namun nomor yang tadi menghubunginya sudah tidak aktif lagi. “Saya hubungi balik pas sampai kantor kecamatan tapi sudah gak aktif nomornya, lalu saya ketemu pak camat dia yang jadi bayar, tapi saya tidak enak juga sebenarnya,” katanya.

lowongan pekerjaan
PT.COMBINE WILL INDUSTRAL INDONESIA (TOYS FACTORY), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…