Ilustrasi (Istimewa/Reuters)
Jumat, 13 Oktober 2017 09:55 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Nekat Nyolong Motor Pakai Baju Kotak-Kotak, Pemuda Ini Ditangkap karena Warga Kenal Bajunya

Polsek Srandakan menggelandang seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Ngentak, Poncosari, Srandakan Rabu (11/10/2017)

Solopos.com, KULONPROGO– Polsek Srandakan menggelandang seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Ngentak, Poncosari, Srandakan Rabu (11/10/2017). Pelaku disangkakan pasal 362 KUHP ancaman pidana lima tahun penjara atau denda sebanyak-banyaknya Rp900.000.

Menurut Kapolsek Bantul Kompol Slamet menjelaskan kronologi kejadian Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 12.30 ada warga melapor kehilangan motor dan tersangka berhasil diamankan di hari yang sama pukul 15.00. “Motifnya sendiri dia ingin menguasai motor tersebut,” ujar Slamet.

Polisi yang berhasil mengamankan tersangka yang berinisal NSK, 19, berbekal dari tas yang tertinggal di TKP dan keterangan warga yang mengejar, tersangka menggunakan baju kotak-kotak.

Setelah mendapat barang bukti yang tertinggal dan keterangan warga tersebut Polisi berhasil mengidentifikasi tersangka.

“Setelah pengejaran itu menurut beberapa keterangan juga tersangka tersebut bekerja di sebuah proyek jalan, dan kami pastikan ke pimpinan proyek itu benar,” ujar Slamet.

“Dia memang bekerja di proyek dan meninggalkan motornya disana, setelah berjalan sekitar 2 km dia mengambil motor yang tergeletak di pinggir jalan dengan kunci yang tertinggal,” ungkapnya.

Saat inipun menurut Kompol Slamet keterangan tersangka masih berubah-ubah dikarenakan efek minuman keras dan pil sapi yang dia konsumsi. “Kasus ini masih kami dalami lagi,” kata Slamet.

NSK mengaku telah ke tujuh kalinya mencuri motor. “Udah ke tujuh kalinya mencuri ketahuan tiga kali, tapi baru ditangkap polisi sekali ini,” ujar NSK. Dirinya mengaku mencuri motor untuk senang-senang dan mabuk.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…