Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Jumat, 13 Oktober 2017 08:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Peluang Persis Solo Jadi Tuan Rumah Babak 8 Besar Kian Terbuka

Liga 2 babak 8 besar berpeluang digelar di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO — Kekalahan Persebaya Surabaya dari Kalteng Putra membuat tim Bajul Ijo lengser dari pemuncak klasemen Grup C. Itu artinya, Persebaya tidak jadi tergabung di Grup X bersama Persis Solo.

Persis Solo menjadi pihak yang diuntungkan atas kekalahan Persebaya dari Kalteng Putra. Pasalnya, Persebaya dan Persis sama-sama mengajukan diri sebagai tuan rumah babak delapan besar Liga 2. Bila Persebaya dan Persis berada satu grup, ada kemungkinan babak delapan besar digelar di Surabaya.

Namun, Persebaya dipastikan masuk grup Y bersama PSIS Semarang dan PSPS Riau. Ini berarti, Persebaya berpeluang menjadi tuan rumah grup Y. Hal itu membuka peluang besar Persis Solo untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar Grup X.

“Kalau memang kita ditunjuk sebagai tuan rumah babak delapan besar. Kami sudah siap menghadapi siapapun lawan kami,” jelas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (12/10/2017).

Manajemen Persis Solo resmi mengajukan minatnya menjadi tuan rumah babak delapan besar kepada PT Liga Indonesia Baru, Rabu (11/10/2017). Dalam surat bernomor 063/Persis-Solo-LIB/X2017 yang ditandatangani Direktur Utama PT Persis Solo Saestu, Eddy Junaidi, disebutkan manajemen menyanggupi beberapa persyaratan menjadi tuan rumah babak delapan besar.

Salah satunya ialah sanggup menanggung seluruh biaya pelaksanaan pertandingan, termasuk transportasi lokal untuk klub peserta dan perangkat pertandingan. Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari diajukan sebagai venue babak delapan besar dengan fasilitas yang standar untuk menggelar kompetisi Liga 2.

“Persis Solo diuntungkan atas kegagalan Persebaya menjadi juara Grup C. Jadi tuan rumah itu jelas jadi keuntungan tersendiri. Jika benar jadi tuan rumah, peluang Persis tampil di Liga 1 semakin besar. Tapi, Persis tidak boleh lengah karena semua tim yang masuk babak delapan besar itu sudah pasti kuat. Ini akan jadi ujian berat bagi Persis jika ingin bermain di Liga 1 musim depan,” jelas Wakil Presiden Pasoepati Ginda Ferachtriawan.

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Dana Pensiun Ternyata Bukan Untuk PNS Saja

“Tahun kemarin [2016] ada satu yang dilikuidasi. Bisa saja karena pendanaannya tidak kuat” Solopos.com, JOGJA-Belum banyak masyarakat yang memahami dana pensiun swasta meskipun keberadaannya telah diatur dalam Undang-Undang No 11/1992 tentang Dana Pensiun. Jamaludin Joyoadikusumo selaku Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah…